Kebakaran terjadi di Gereja sekaligus Playgroup, TK dan SD Maranatha di Jalan Veteran, Kecamatan Ilir Timur (IT) 3, Kota Palembang, Minggu (19/4/2026) pagi. Peristiwa itu terjadi saat ratusan jemaat gereja tengah menjalankan ibadah.
Kepulan asap tiba-tiba muncul dari dalam bangunan, diduga berasal dari ruang administrasi di lantai satu akibat korsleting listrik. Melihat asap yang semakin tebal, para jemaat langsung panik dan berteriak kebakaran. Mereka kemudian bergegas menyelamatkan diri melalui tangga darurat yang tersedia di dalam gereja.
"Waktu itu, 130 jemaat sedang ibadah dan anak Playgroup sedang sekolah minggu, lalu terlihat asap sudah mengepul di lantai 1. Jemaat langsung berteriak kebakaran dan berlarian menuju tangga darurat," ujar Ayufi (44), istri pendeta sekaligus saksi mata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ayufi, sebelum terjadi kebakaran ia dan jemaat lainnya sedang melaksanakan ibadah. Selain itu, ada juga ada Playgroup yang sedang melaksanakan sekolah minggu.
"Jemaat yang melihat langsung berteriak api-api dan langsung berhamburan lari ke pintu darurat," katanya.
Dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun ada dua orang jemaat yang mengalami sesak nafas yang saat ini sedang menjalani perawatan di RS Pelabuhan.
"Siauvi dan Sisilin yang mengalami sesak nafas," ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek IT II Kompol M Ismail membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan diduga api berasal dari korsleting listrik di lantak 1. Meski begitu, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran.
"Beruntung tidak ada korban jiwa sementara untuk kerugian material masih dihitung," katanya.
Ditambahkan Ismail, ada tujuh unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api yang terjadi di gereja dan sekolah tersebut.
"Saat ini, api sudah padam dan tidak ada korban jiwa," tegasnya.
