PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS) melakukan penyesuaian operasional LRT Sumsel pada Sabtu malam. Hal ini sebagai upaya mendukung pelaksanaan Car Free Night (CFN) di Jalan Kolonel Atmo, Palembang.
Operasional LRT Sumsel diperpanjang hingga pukul 00.16 WIB dengan jumlah perjalanan ditingkatkan dari 94 menjadi 98 perjalanan mulai Sabtu (18/4/2026).
Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan penyesuaian ini dilakukan untuk mengakomodir tingginya antusias masyarakat yang ingin hadir di CFN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penyesuaian operasional LRT Sumsel ini kami lakukan untuk mengakomodir tingginya minat masyarakat yang ingin menghadiri Car Free Night. Kami ingin memastikan pelanggan dapat bepergian dengan aman, nyaman, dan tepat waktu tanpa harus menghadapi kepadatan lalu lintas," ujarnya, Sabtu (18/4/2026)
Adapun empat perjalanan tambahan yang dioperasikan antara lain:
- KA P 7019 relasi DJKA-Bandara berangkat pukul 21.05,
- KA P 7020 relasi Bandara-DJKA berangkat pukul 22.00,
- KA P 7031 relasi DJKA-Asrama Haji berangkat pukul 22.52,
- KA P 7030 relasi Asrama Haji-DJKA berangkat pukul 23.37 dengan tiba di Stasiun DJKA pukul 00.16 WIB.
Aida mengatakan, CFN Atmo digelar mulai pukul 17.30 hingga 22.30 WIB, mencakup ruas dari Simpang Jalan Aiptu Karel Satsuin Tubun hingga Simpang Empat Lampu Merah Bank Mandiri. Sehingga masyarakat yang ingin menikmati CFN Atmo dapat menggunakan LRT Sumsel dengan turun di Stasiun Cinde atau Stasiun Ampera, yang keduanya berada di lokasi strategis dekat pusat kegiatan, termasuk kawasan Bundaran Air Mancur (BAM).
"Dengan hadirnya tambahan perjalanan ini, LRT Sumsel diharapkan dapat menjadi solusi transportasi yang efektif sekaligus ramah lingkungan. Serta mengurangi potensi kemacetan akibat penggunaan kendaraan pribadi," ujarnya.
Aida menegaskan, KAI Divre III Palembang bersama BPKARSS berkomitmen untuk terus hadir mendukung berbagai program pemerintah daerah.
"Kita mendukung berbagai program pemerintah daerah untuk meningkatkan potensi pariwisata dan UMKM melalui penyediaan transportasi publik yang andal dan berkelanjutan," tuturnya.
Artikel ini ditulis oleh Widia Ardhana peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(dai/dai)











































