CFD Timbulkan Titik Macet Baru di Palembang, Warga Protes Jalanan Stuck

CFD Timbulkan Titik Macet Baru di Palembang, Warga Protes Jalanan Stuck

Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Minggu, 12 Apr 2026 10:30 WIB
Macet terjadi di Jembatan Musi IV dan VI imbas CFD Palembang
Macet terjadi di Jembatan Musi IV dan VI imbas CFD Palembang (Foto: Istimewa/Tangkapan Layar)
Palembang -

Car feee day (CFD) yang masih dalam tahap uji coba, menimbulkan titik kemacetan baru. Kendaraan yang ingin menyeberang dari wilayah ilir atau pusat kota ke ulu dan sebaliknya, kini terbatas hanya melalui Jembatan Musi IV dan VI.

Diketahui, penutupan akses yang dijadikan kawasan bebas kendaraan dilakukan mulai dari Pasar Cinde di Jalan Sudirman-Jembatan Ampera-Flyover Jakabaring. Penutupan akses itu dimulai pukul 05.30 WIB-09.00 WIB.

Salah seorang pengendara motor Lutfiansyah mengaku terjebak macet saat hendak menyeberangi Musi VI. Warga 13 Ulu ini mengaku jika dirinya sempat tertahan hampir satu jam ketika hendak menyeberangi jembatan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya dari pulang kerja, biasanya lewat sini. Tapi, pagi tadi hampir satu jam stuck, macet banget," ujarnya, Minggu (12/4/2026).

Menurutnya, penutupan akses Jembatan Ampera menjadi biang macet di Jembatan Musi VI. Bahkan, informasi dari istrinya jika di Musi IV juga terjadi penumpukan kendaraan.

ADVERTISEMENT

"Iya macet juga di Musi IV. Memang penutupan itu bertujuan untuk menciptakan ruang terbuka untuk kegiatan lain, tapi buat apa kalau menambah titik kemacetan, terutama di area yang menghubungkan ilir dan ulu," katanya.

Kondisi serupa diungkapkan oleh beberapa pengendara lain yang terjebak di sekitar kawasan Jembatan Musi VI. Mereka berharap agar Pemkot Palembang bisa segera mengevaluasi pelaksanaan CFD ini dan mencari solusi terbaik agar lalu lintas tetap lancar.

"Iya kalau bisa dievaluasi lagi, kemudian juga ditempatkan personel untuk mengatur lalu lintas. Sebab, tadi tidak terlihat ada petugas," katanya.

Hal senada dikatakan Arda, warga Plaju, Palembang ini. Dia mengatakan terjebak macet di Musi IV hampir satu jam lebih.

"Satu jam lebih terkena macet, mau ke Ilir tempat saudara," ungkapnya.

Dia berharap pemerintah untuk melakukan evaluasi setelah CFD ini, karena kemacetan terjadi setelah Jembatan Ampera yang dijadikan CFD ditutup.

"Ya harapannya dievaluasi lagilah setelah terjadi kemacetan panjang, jangan sampai merugikan banyak orang," harapnya.

Keluhan juga disampaikan Ayu, warga Kecamatan Ilir Timur II ini mengaku terjebak di Jembatan Musi IV cukup lama. Kemacetan terjadi saat di turun di wilayah ulu karena penyempitan jalan.

"Di atas jembatan macet, ketika sampai di bawah jembatan macet juga karena jalannya kan agak kecil. Cukup lama sih terjebak macetnya," singkat ibu rumah tangga ini.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads