Gunung Api Dempo di Pagar Alam, Sumatera Selatan, mengalami erupsi dengan ketinggian abu vulkanik kurang lebih 2500 meter. Saat ini Gunung Dempo masih berada di Level II atau waspada.
Erupsi Gunung Api Dempo terjadi pada Selasa (7/3/2026) sekitar pukul 01.39 WIB. Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tinggi kolom abu teramati mencapai sekitar 2.500 meter di atas puncak.
"Tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 2500 meter di atas puncak atau kurang lebih 5673 meter di atas permukaan laut," tulis petugas jaga Pos GAD, Wiwit Julian dalam laporan yang diterima.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan bahwa kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Erupsi Gunung Api Dempo terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi 176 detik.
Dalam keterangan tersebut juga, diimbau kepada pengunjung atau wisatawan maupun pendaki tidak mendekati pusat aktivitas kawah Marapi Gunung Dempo dalam radius 1 km.
"Serta arah bukaan kawah sejauh 2 kilometer ke sektor utara, mengingat kawah sebagai pusat letusan dan gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan bagi kehidupan," tulisnya.
Sementara itu, salah satu warga Pagar Alam, Lita (43) mengatakan dirinya tidak mengetahui bahwa Gunung Dempo mengalami erupsi. Namun menurutnya hal tersebut memang sering terjadi dan dirinya masih beraktivitas seperti biasa.
"Saya kurang tau ya kalau erupsi. Tapi saya masih bekerja seperti biasa di kebun. Memang tadi Gunung Dempo tertutup kabut jadi kurang tau ada erupsi atau tidak," katanya.
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, saat ini status Gunung Api Dempo masih berada di Level II atau waspada.
(csb/csb)











































