Detik-detik WNA Jerman Tewas Terbakar dalam Rumah di Lampung

Lampung

Detik-detik WNA Jerman Tewas Terbakar dalam Rumah di Lampung

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Senin, 06 Apr 2026 18:20 WIB
Jenazah WNA Jerman saat dievakuasi ke rumah sakit
Foto: Jenazah WNA Jerman saat dievakuasi ke rumah sakit (Dok. Polres Pesisir Barat)
Pesisir Barat -

Seorang WNA asal Jerman bernama Helene Vera Otto tewas terpanggang dalam rumah di Lampung. Nenek berusia 92 tahun ini terbakar saat tengah tertidur pulas.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (6/4/2026) menjelang pagi tepatnya pukul 03.00 WIB di Pekon Kampung Jawa, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.

Kabidhumas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari mengatakan korban memang kerap tidur sendiri di kamar yang tak jauh dari rumah utama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi berdasarkan keterangan keluarga korban ini memang tidur sendiri atau bersama cucu nya," katanya, Senin (6/4/2026).

"Waktu kejadian dugaannya memang korban tertidur pulas sehingga saat terjadi kebakaran korban tidak sempat menyelamatkan diri," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Yuni melanjutkan terbakarnya tempat tersebut setelah cucu korban berteriak meminta tolong.

"Untuk korban ini memang sudah lama tinggal disini sampai mempunyai cucu. Waktu peristiwa itu terjadi cucu korban ini berteriak karena api sudah membesar hingga akhirnya masyarakat mengetahui," tuturnya.

Keluarga dan masyarakat yang mengetahui peristiwa tersebut berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Namun sayang upaya tersebut tidak bisa menyelamatkan korban yang tubuhnya ditemukan terpanggang tertumpuk material rumah.

Saat ini, Yuni menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa kebakaran tersebut.

"Dugaannya korsleting listrik, tapi itu masih dalam penyelidikan. Untuk korban telah dibawa ke rumah sakit," bebernya.

Terkait korban, Yuni menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk proses selanjutnya.

"Tentu kami berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Kotabumi terkait penanganan jenazah ini," pungkasnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads