Kapolres Bangka Barat (Babar) AKBP Pradana Aditya Nugraha meninjau pengamanan perayaan Hari Raya Paskah dan Cheng Beng 2026. Kegiatan keagamaan itu berjalan aman dan kondusif.
Pantauan detikSumbagsel, pada Minggu (5/4/2026), untuk memastikan pengamanan Paskah dan Cheng Beng, berjalan aman dan kondusif, Aditya bersafari ke sejumlah gereja dan lokasi kegiatan Cheng Beng. Ia tampak didampingi pejabat utama serta Kapolsek Mentok.
Kegiatan serupa juga dilakukan oleh Polsek Jajaran di wilayah hukumnya. Kedatangan rombongan Kapolres disambut oleh para pengurus gereja maupun masyarakat yang sedang melakukan kegiatan sembayang kubur etnis Tionghoa atau Cheng Beng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami dari Polres Bangka Barat dan seluruh Jajaran menggelar kegiatan pengamanan, terutama pada hari yakni puncak perayaan Paskah dan kegiatan Cheng Beng," katanya kepada detikSumbagsel, Minggu.
"Kehadiran kami (kepolisian) sebagai wujud negara hadir di tengah-tengah masyarakat. Termasuk untuk memastikan pengamanan kegiatan ibadah umat beragama berjalan aman dan kondusif," sambungnya.
Untuk diketahui, Polres Bangka Barat di pengamanan kegiatan Paskah dan Cheng Beng 2026 menerjunkan 155 personel. Ratusan personel ini disebar ke 34 gereja dan 18 lokasi pelaksanaan Ceng Beng.
"Karena perayaan Paskah dan Cheng Beng dilaksanakan secara bersamaan, tentu membutuhkan kesiapan personel yang lebih optimal. Kami hadir untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah," ujarnya.
Tak hanya itu, pengamanan juga dilakukan di sejumlah tempat wisata di Kabupaten Bangka Barat. Diantaranya di lokasi wisata Pantai Tanjung Ular, Pantai Tanjung Kalian, Pantai Batu Rakit, dan Pantai Asmara di Kecamatan Mentok.
"Beberapa masyarakat juga cukup banyak yang setelah melaksanakan kegiatan tersebut berlanjut dengan mengunjungi tempat-tempat wisata. Sehingga untuk menjamin rasa aman dan nyaman masyarakat hari ini juga kami gelar pengamanan dan penebalan giat patroli termasuk di beberapa wilayah pantai," tegasnya.
"Kehadiran personel di kawasan wisata merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya di tengah meningkatnya aktivitas warga saat libur Paskah. Kami memastikan masyarakat yang memanfaatkan libur Paskah untuk berwisata di pantai dapat merasa aman dan nyaman," tegasnya.
Terakhir, masyarakat imbauan agar tetap berhati-hati saat beraktivitas di pantai, terutama terkait keselamatan saat berenang dan menjaga barang bawaan.
(dai/dai)











































