Driver Ojol Tewas Tertimpa Pohon, Ini Respons Walkot Palembang

Sumatera Selatan

Driver Ojol Tewas Tertimpa Pohon, Ini Respons Walkot Palembang

Irawan - detikSumbagsel
Sabtu, 04 Apr 2026 07:00 WIB
Wali Kota Palembang Ratu Dewa
Wali Kota Palembang Ratu Dewa (Foto: Ani Safitri)
Palembang -

Peristiwa tragis menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) di Palembang, Sumatera Selatan, pada Jumat (3/4) siang. Korban diketahui bernama Ujang Junaidi (50), warga Talang Kelapa, yang meninggal dunia setelah tertimpa pohon tumbang di Jalan Kapten A Rivai, Kecamatan Bukit Kecil, sekitar pukul 12.30 WIB.

Diketahui saat kejadian korban tengah melintas mengendarai sepeda motor ketika tiba-tiba sebuah pohon besar tumbang dan menimpanya. Insiden tersebut terjadi secara mendadak, diduga akibat kondisi pohon yang sudah rapuh.

Petugas bersama warga yang berada di lokasi langsung melakukan evakuasi. Namun nahas, nyawa korban tidak dapat diselamatkan akibat luka parah yang dideritanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menanggapi kejadian tersebut, Wali Kota Ratu Dewa menyampaikan duka mendalam atas musibah yang terjadi. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota akan bertanggung jawab dan memastikan penanganan serius ke depannya.

"Kami menerima kabar ini dengan duka yang sangat mendalam. Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Palembang, saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Kehilangan ini tidak tergantikan, dan kami memastikan pemerintah hadir dengan pendampingan, santunan, serta perhatian penuh bagi keluarga yang ditinggalkan," katanya kepada detikSumbagsel, Jumat (3/4/2026).

ADVERTISEMENT

Dewa menegaskan bahwa insiden ini bukan sekadar musibah biasa, melainkan menjadi tanggung jawab pemerintah dalam menjamin keselamatan warganya.

"Peristiwa ini bukan sekadar musibah, tetapi tanggung jawab kami. Saya telah memerintahkan penanganan cepat di lapangan dan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pohon rawan di kota. Keselamatan warga adalah yang utama, dan tidak boleh ada kelalaian," tegasnya.

Ratu Dewa juga menyatakan bahwa pihaknya tidak akan ragu mengambil tindakan tegas apabila ditemukan adanya kelalaian dalam pengawasan maupun penanganan pohon-pohon yang berpotensi membahayakan.

"Jika ditemukan adanya kekurangan dalam pengawasan atau penanganan, akan ada konsekuensi yang harus dipertanggungjawabkan. Ini langkah tegas agar kejadian serupa tidak terulang," jelasnya.

Ke depan, Pemerintah Kota Palembang berkomitmen untuk memperkuat upaya pencegahan, termasuk melakukan pendataan dan pemangkasan pohon-pohon tua atau rawan tumbang di sejumlah titik.

"Kami pastikan upaya pencegahan diperkuat. Pemerintah harus sigap, dan kehadirannya harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama di saat duka seperti ini," tutupnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads