Angka Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 di Lampung Turun 16%

Lampung

Angka Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 di Lampung Turun 16%

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Sabtu, 28 Mar 2026 23:00 WIB
Kapolri  Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau pemudik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau pemudik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan (Foto: Istimewa/ Pemprov Lampung)
Lampung Selatan -

Angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Provinsi Lampung mengalami penurunan. Data Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung mencatat, angka kecelakaan turun sebesar 16 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Penurunan ini terjadi dalam rentang waktu 13 hingga 25 Maret 2026, seiring dengan berlangsungnya arus mudik hingga arus balik Lebaran.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan secara nasional tren kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan. Berdasarkan data yang dihimpun, angka kecelakaan turun sebesar 7,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bahkan untuk fatalitas korban meninggal dunia juga turun, dari 377 menjadi 265 jiwa," kata Sigit saat meninjau arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (28/3/2026).

Menurutnya, penurunan angka kecelakaan ini menjadi indikator positif dari peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, serta hasil kerja sama berbagai pihak dalam pengamanan mudik Lebaran.

ADVERTISEMENT

Selain itu, berbagai skema pengamanan dan rekayasa lalu lintas yang diterapkan dinilai berjalan efektif dalam menekan potensi kecelakaan, terutama di jalur-jalur padat pemudik.

Sigit juga memastikan secara umum puncak arus balik Lebaran 2026 telah terlewati. Saat ini, tersisa sekitar 13,7 persen kendaraan yang masih dalam perjalanan kembali ke Jakarta.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan arus mudik dan balik tahun ini. Ia menyebut pelaksanaan mudik berjalan lancar dan terkendali.

"Terima kasih kepada seluruh stakeholder, Polri, TNI, dan pemerintah daerah yang telah bekerja keras sehingga mudik dan arus balik berjalan baik," ujarnya.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal turut mengapresiasi sinergi lintas sektor yang dinilai menjadi kunci keberhasilan pengelolaan arus mudik dan balik, khususnya di wilayah Lampung sebagai pintu gerbang Sumatera.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas juga berkontribusi terhadap menurunnya angka kecelakaan selama periode Lebaran tahun ini.

Pelabuhan Bakauheni sebagai salah satu titik krusial arus mudik dan balik disebut tetap dalam kondisi terkendali. Sistem pelayanan dan pengaturan lalu lintas di kawasan pelabuhan berjalan optimal selama periode puncak arus balik.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads