Sekretaris Daerah Sumatera Selatan Edward Candra menilai belum ada gejolak terkait bahan bakar minyak (BBM), menyusul konflik yang terjadi di kawasan Timut Tengah antara Amerika Serika-Israel dengan Iran.
"Di Sumsel belum ada gejolak tentang keterbatasan BBM, masih normal-normal saja," ujar Edward, Jumat (27/3/2026).
Dalam pemantauannya, SPBU-SPBU di Sumsel masih dalam kondisi aman. Tak ada antrean panjang imbas konflik yang terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di SPBU-SPBU masih terlihat seperti biasa. Belum ada antrean panjang karena takut kehabisan atau tidak kebagian BBM," katanya.
Dia juga berharap masyarakat tidak panic buying terhadap kondisi saat ini. Masyarakat juga diminta tak membeli BBM berlebihan.
Sebelumnya, Gubernur Sumsel Herman Deru juga memastikan pasokan BBM di Sumsel dalam kondisi aman dan lancar. Hal itu juga terpantau selama momen arus mudik dan balik Lebaran 2026.
"Saya tadi sudah tanyakan dengan pimpinan Pertamina Patra Niaga, pasokan BBM saat ini lancar. Alhamdulillah pasokan juga terjaga, kita tidak mendengar ada pemudik yang ke Sumsel dan melewati Sumsel tidak terbagi BBM. Kita harapkan pasca Lebaran atau saat arus balik nanti tetap kondusif," ungkapnya.
(csb/csb)











































