Arus balik di Terminal Alang-Alang Lebar (AAL) Palembang pada masa angkutan Lebaran 2026 mengalami penurunan jumlah penumpang dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini merupakan dampak dari penutupan akses Jalan Lintas Timur yang memaksa arus kendaraan dialihkan.
Operator Data Produksi Terminal AAL Rudi Hartono mengungkapkan bahwa penutupan Jalan Lintas Timur tersebut terjadi selama beberapa hari terakhir. Akibat penutupan jalur utama tersebut, kendaraan kini dialihkan melalui Jalan Lintas Tengah.
"Untuk kenaikan penumpang tahun ini ada penurunan karena di Jalan Lintas Timur itu ditutup selama beberapa hari kemarin, dialihkan ke Jalan Lintas Tengah," ujar Rudi saat dikonfirmasi detikSumbagsel, Jumat (27/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Rudi, pengalihan jalur ini sangat memengaruhi data produksi angkutan di terminal. Penutupan rute yang biasanya menjadi jalur padat pemudik tersebut membuat volume penumpang yang singgah atau berangkat dari Terminal AAL tidak setinggi periode lalu.
Berdasarkan data operasional terbaru pada hari ini, Jumat, tercatat sebanyak sembilan bus telah diberangkatkan dari terminal. Dari jumlah armada tersebut, total penumpang yang terdata mencapai 277 orang dalam kurun waktu pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB.
"Hari ini (Jumat) baru ada sembilan bus dengan jumlah penumpang 277. Data dari jam 06.00 s.d 10.00 WIB," katanya.
Pihak pengelola terminal memastikan seluruh fasilitas pendukung seperti ruang tunggu, musala, toilet, hingga layanan ramp check kendaraan tetap tersedia secara optimal bagi pemudik. Adapun Posko Angkutan Lebaran 2026 di lokasi ini dijadwalkan akan terus bersiaga hingga 30 Maret mendatang.
Rudi juga mengimbau para pemudik untuk tetap meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan.
"Para pemudik untuk selalu berhati-hati, waspada barang bawaannya, terus hati-hati di jalan," ujarnya.
Artikel ini ditulis oleh Ani Safitri peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(csb/csb)
