Polda Bangka Belitung (Babel) dan Jajaran meningkatkan Operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Operasi itu digencarkan untuk memastikan kelancaran arus mudik Idul Fitri usai Operasi Ketupat Menumbing 2026 resmi berakhir.
"Sesuai instruksi Bapak Kapolri yang ditindaklanjuti ditingkat Polda bahwasanya pengamanan diperpanjang selama 4 hari kedepan dengan skema KRYD yang dimulai hari ini," jelas Kabid Humas Polda Babel Kombes Agus Sugiyarso, Kamis (26/3/2026).
"Ini merupakan bagian dari upaya kita (Polri) untuk memastikan masyarakat khususnya pemudik dapat terlayani dan terjaga sampai arus balik selesai," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kombes Agus menjelaskan, Operasi Ketupat berakhir, pada Rabu (25/3). Meski demikian, para personel akan tetap disiagakan hingga rangkaian arus balik Idul Fitri selesai serta berjalan aman dan kondusif.
"Kita ketahui, untuk situasi (H-7 hingga H+5) secara umum aman dan kondusif. Tentunya ini semua berkat kerjasama dan sinergi semua stakeholder terkait termasuk masyarakat yang bersama-sama menjaga kondusifitas kamtibmas di Bangka Belitung," terangnya.
Dijelaskan Agus, fokus utama Kepolisian adalah keselamatan masyarakat terutama pemudik. Ia mengimbau pemudik untuk memanfaatkan pelayanan seperti Pos-pos hingga layanan Call Center 110 Polri.
"Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Kita imbau silahkan manfaatkan layanan yang sudah kita siapkan dan sebar di beberapa titik. Ada pos pengamanan, ada pos pelayanan dan jika ada kendala lain bisa hubungi kami di call center 110," tegasnya.
Tak hanya itu, Polda Bangka Belitung juga mengerahkan personel untuk melaksanakan patroli rutin guna mengantisipasi adanya potensi gangguan kamtibmas pasca lebaran Idul Fitri.
"Seperti yang disampaikan Pak Kapolda, Polisi akan terus hadir dan mendampingi di setiap kegiatan masyarakat untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat khususnya di Bangka Belitung," tutupnya.
(csb/csb)











































