Kemenhub Lepas Ribuan Peserta Balik Mudik Gratis 2026 di Palembang

Sumatera Selatan

Kemenhub Lepas Ribuan Peserta Balik Mudik Gratis 2026 di Palembang

Irawan, Ani Safitri - detikSumbagsel
Rabu, 25 Mar 2026 15:30 WIB
Pelepasan peserta angkutan balik mudik gratis di Palembang
Pelepasan peserta angkutan balik mudik gratis di Palembang (Foto: Ani Safitri)
Palembang -

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi melepas keberangkatan armada angkutan balik gratis tahun 2026 dari Kota Palembang menuju Jakarta. Program ini menjadi bukti kehadiran negara dalam memfasilitasi warga agar dapat kembali ke perantauan dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya.

"Hari ini (Rabu) pemerintah memberangkatkan rencana lima bus dari Palembang menuju Jakarta," ujar Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Kemenhub Muhammad Rizal Wasal, Rabu (25/3/2026).

Dari total lima unit bus yang dilepas hari ini, Kemenhub memberikan perhatian khusus pada aspek inklusivitas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada lima bus, empat bus itu untuk pemudik umum, dan satu bus khusus untuk kawan-kawan difabel," jelasnya.

"Mereka (penyandang disabilitas) ingin pulang kampung, mereka ingin ikut, mereka sama. Kami memastikan mereka tidak dibeda-bedakan karena mereka punya keinginan yang sama," sambungnya.

Pelepasan angkutan balik ini bertujuan utama untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi di jalur lintas Sumatera maupun Jawa. Dengan beralih ke angkutan massal yang disiapkan pemerintah, diharapkan kemacetan arus balik dapat berkurang signifikan serta meningkatkan efisiensi penggunaan BBM.

ADVERTISEMENT

Pemerintah memastikan bahwa para peserta balik gratis akan diantar menuju titik-titik poin strategis di ibu kota. Fokus penurunan penumpang akan diarahkan ke Terminal Kampung Rambutan, dan terminal tipe A lainnya di Jakarta.

Program mudik dan balik gratis di wilayah Sumatera Selatan tahun ini tidak hanya mengandalkan armada dari Kementerian Perhubungan, tetapi juga melibatkan kolaborasi lintas instansi dengan total peserta mencapai ribuan orang.

Sinergi ini mencakup berbagai moda transportasi untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.

Di jalur darat, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Perhubungan telah menyiagakan 27 armada bus yang melayani 18 kota tujuan berbeda.

Selain itu, moda transportasi kereta api juga menjadi pilihan favorit masyarakat, di mana layanan gratis tersebut tercatat telah mengangkut sekitar 2.930 penumpang pada pertengahan Maret.

Tak hanya fokus pada jalur darat dan rel, fasilitas angkutan juga tersedia bagi masyarakat yang menggunakan jalur perairan. Pihak KSOP bersama instansi terkait menyediakan sarana angkutan laut dan sungai yang diperkirakan mampu melayani kebutuhan mobilisasi sekitar 1.200 orang.

Secara kumulatif, total warga yang terakomodasi dalam program mudik dan balik gratis di wilayah ini diprediksi mencapai angka 9.000 hingga 10.000 orang.

Rizal pun mengajak pemerintah daerah di Sumsel, baik tingkat provinsi maupun kota, untuk terus memperkuat kolaborasi dalam penyediaan armada di tahun-tahun mendatang.

"Yuk kita satukan! Provinsinya menyiapkan segini, Jasa Raharja juga, Kota Palembang berapa. Kita kumpulkan agar masyarakat bisa balik dengan aman, mudah, nyaman, dan gratis," ujarnya.

Sementara itu, Asisten II Pemkot Palembang Isnaini Madani menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kementerian Perhubungan yang dinilai sangat membantu warga, khususnya mereka yang hendak kembali bekerja ke Pulau Jawa setelah libur Lebaran.

Menurutnya, fasilitas transportasi gratis ini tidak hanya meringankan beban biaya masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode arus balik.

"Kami sangat mengapresiasi program ini karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Harapannya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus berlanjut untuk menghadirkan program serupa di masa mendatang," katanya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads