Sumatera Selatan

Polda Sumsel Dukung WFH Antisipasi Kemacetan Arus Balik Mudik

Rio Roma Dhoni - detikSumbagsel
Selasa, 24 Mar 2026 20:20 WIB
Foto: Sejumlah PJU Polda Sumsel berada di dalam Mobile Command Center yang diterjunkan di lokasi strategis (Dok. Polda Sumsel)
Palembang -

Polda Sumsel mendukung kebijakan Work From Home (WFH) yang diberlakukan pemerintah setelah Idulfitri 1447 Hijriah. Hal tersebut diharapkan dapat mengantisipasi lonjakan arus balik mudik.

Dengan menerapkan WFH, perusahaan atau instansi terkait diharapkan bisa memberikan fleksibilitas kepada karyawan mereka untuk bekerja dari rumah, sehingga arus lalu lintas dapat terdistribusi lebih merata.

Mengutip dari situs Humas Polri, puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi dua kali, yaitu tahap pertama pada 23-24 Maret 2026 dan tahap kedua tanggal 28-29 Maret 2026.

"Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi bersama stakeholder, arus balik diperkirakan terbagi dalam dua tahap, yaitu tahap pertama pada tanggal 23-24 (Maret 2026) dan tahap kedua pada tanggal 28-29 (Maret 2026). Dengan pola tersebut, diharapkan kepadatan arus balik dapat terurai dan perjalanan tetap berjalan lancar," kata Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho dikutip dari detikNews.

Polda Sumsel mengajak masyarakat, khususnya Sumsel untuk memanfaatkan kebijakan bekerja dari mana saja (WFH) dan diharapkan kantor-kantor menerapkan kerja dari rumah yang bertujuan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, meminimalisir kemacetan dan menjaga Kamseltibcarlantas di provinsi Sumsel.

Dirlantas Polda Sumsel Kombes Maesa Soegwiro mengatakan pihaknya mendukung kebijakan WFH yang dikeluarkan pemerintah untuk mengatasi kepadatan kendaraan saat arus balik mudik. Walaupun demikian, pihaknya tetap melakukan pengamanan serta menyiagakan personel-personel dititik rawan.

"Dengan kebijakan WFH tersebut, jajaran Polda Sumsel tetap terus melakukan giat Preemtif dan Preventif maupun Represif. Giat Preemtif secara masif sosialisasi ke media sosial, media oline, radio-radio dan public addres melalui tim satgas preemtif," katanya, Selasa (24/3/2026).

Tak hanya itu, pihaknya juga melaksanakan pengaturan lalulintas dan satgas urai gabungan dengan Polres jajaran, melakukan patroli untuk mencari titik-titik padat. Sementara untuk truk-truk sumbu 3 keatas tetap dikandangkan di kantong-kantong parkir yang telah disiapkan, guna mengantisipasi kepadatan arus kendaraan.

"Kemudian patroli menggunakan drone juga dilakukan untuk melihat dimana ruas-ruas yang padat, serta guna tol fungsional dari Jambi Pulau Rimau keluar Keramasan atau Musi Landas. Giat represif terus mengandangkan truk-truk sumbu 3 ke atas di kantong-kantong parkir yang sudah disiapkan," jelasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu'min Wijaya menegaskan kesiapan penuh jajaran dalam mengawal perjalanan masyarakat.

"Arus balik sama pentingnya dengan arus mudik. Kami siaga penuh untuk memastikan seluruh masyarakat kembali dengan aman," katanya saat dikonfirmasi, Senin (23/3/2026).

Polda Sumsel mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima, serta tidak memaksakan berkendara saat lelah.

Masyarakat juga diminta memantau informasi rekayasa lalu lintas dan memanfaatkan rest area maupun pos pelayanan yang tersedia. Apabila membutuhkan bantuan, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri di nomor 110 yang aktif 24 jam tanpa biaya.



Simak Video "Video: Polda Sumsel Tangkap Pelaku Penculikan dan Perampasan 3 Wanita"

(dai/dai)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork