Kecelakaan speedboat wisata kembali terjadi di wilayah Ogan Ilir. Dalam sehari, dua insiden sekaligus terjadi saat perahu tersebut mengangkut penumpang. Polisi meminta serang speedboat tidak melakukan manuver.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (22/3) sore di dua lokasi berbeda, yakni di perairan Desa Tanjung Sejaro, Kecamatan Indralaya dan Desa Tebing Gerinting, Kecamatan Indralaya Selatan. Tidak ada korban jiwa dari kejadian itu.
Kapolsek Indralaya AKP Junardi mengatakan, dua kecelakaan tersebut diduga akibat manuver yang dilakukan pengemudi speedboat di atas air. Padahal sudah kami minta serang speedboat agar tidak melakukan manuver.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelumnya sudah kami sampaikan arahan agar pengemudi speedboat tidak bermanuver. Beruntung dua kecelakaan kemarin tidak ada korban jiwa," katanya kepada wartawan, Selasa (24/3/2026).
Usai kejadian itu, pihak kepolisian langsung meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas wisata air di kawasan tersebut. Polisi juga mengingatkan pengelola untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan penumpang.
Salah satunya dengan menyediakan pelampung bagi setiap penumpang yang naik ke speedboat.
"Kami minta siapkan pelampung dan juga tidak boleh bermanuver di air. Keselamatan penumpang itu prioritas," tegasnya.
Kata Junardi, wisata speedboat menjadi salah satu hiburan favorit masyarakat di Ogan Ilir, terutama saat momen libur hari besar seperti Idulfitri dan Idul Adha.
Namun, dari puluhan armada speedboat yang beroperasi di wilayah Indralaya, sebagian besar disebut belum memenuhi standar keselamatan.
"Kami terus mendorong agar wisata air ini selain menyenangkan, juga harus aman. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tutupnya.
(dai/dai)











































