Bank Sumsel Babel bersama unit Bank Sumsel Babel Syariah meniadakan layanan operasional di kantor cabang selama periode libur panjang Nyepi hingga Idulfitri 1447 Hijriah. Kebijakan ini mengikuti jadwal libur nasional dan cuti bersama yang telah ditetapkan pemerintah.
"Selama periode libur Nyepi dan Idulfitri, layanan operasional di kantor cabang kami tiadakan sementara," ujar PPS Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Marzuki.
Adapun jadwal penyesuaian layanan dimulai dari cuti bersama Hari Raya Nyepi pada 18 Maret 2026, dilanjutkan libur Nyepi pada 19 Maret 2026. Kemudian, cuti bersama Idulfitri jatuh pada 20, 23, dan 24 Maret 2026, serta libur Lebaran pada 21 hingga 22 Maret 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penyesuaian ini kami lakukan mengikuti kalender libur nasional dan cuti bersama yang telah ditetapkan," kata Marzuki.
Adapun jadwal penyesuaian layanan dimulai dari cuti bersama Hari Raya Nyepi pada 18 Maret 2026, dilanjutkan libur Nyepi pada 19 Maret 2026.
Kemudian, cuti bersama Idulfitri jatuh pada 20, 23, dan 24 Maret 2026, serta libur Lebaran pada 21 hingga 22 Maret 2026.
"Penyesuaian ini kami lakukan mengikuti kalender libur nasional dan cuti bersama yang telah ditetapkan," kata Marzuki.
Dengan adanya kebijakan tersebut, seluruh layanan tatap muka perbankan untuk sementara waktu dihentikan. Meski demikian, nasabah tetap dapat melakukan berbagai transaksi melalui layanan digital yang telah disediakan.
"Nasabah tetap bisa bertransaksi seperti biasa melalui layanan digital yang kami siapkan," jelasnya.
Bank Sumsel Babel pun mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan berbagai kanal e-channel, seperti ATM, CDM, CRM, BSB Mobile, internet banking, hingga SMS banking selama masa libur berlangsung.
"Kami mendorong nasabah untuk menggunakan e-channel agar kebutuhan transaksi tetap terpenuhi tanpa harus datang ke kantor cabang," ujarnya.
Di tengah meningkatnya aktivitas transaksi digital, nasabah juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan perbankan, khususnya penipuan yang sering terjadi saat momentum libur panjang.
"Kami mengingatkan nasabah agar selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan bank," tegas Marzuki.
Ia juga menekankan agar masyarakat tidak membagikan data pribadi perbankan kepada pihak mana pun, termasuk yang mengaku sebagai petugas bank. Data tersebut meliputi nomor kartu ATM, PIN, kode OTP, hingga kode CVV/CVC.
"Jangan pernah memberikan data rahasia perbankan kepada siapa pun dengan alasan apa pun," katanya.
Libur panjang yang menggabungkan momentum Nyepi dan Idulfitri diperkirakan akan mendorong peningkatan transaksi digital di kalangan masyarakat. Bank Sumsel Babel memastikan seluruh sistem layanan digital tetap beroperasi optimal.
"Kami pastikan layanan digital tetap berjalan dengan baik agar nasabah dapat bertransaksi dengan aman dan nyaman selama libur,"pungkasnya
(csb/csb)











































