Warga Muhammadiyah di Palembang akan melaksanakan salat IdulFitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026). Salah satu tempat yang akan menjadi titik salat IdulFitri tersebut adalah di Masjid Jami' Balayudha.
Satlantas Polrestabes Palembang akan mengatur arus lalu lintas di seputaran Muhammadiyah Balayudha Palembang yang bersifat situasional.
"Untuk penutupan jalan itu tentatif kita lihat besok. Namun, saat salat Id jalan akan ditutup tapi tidak lama," kata Kanit Kamsel Satlantas Polrestabes Palembang, AKP Sudiantoro, Kamis (19/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudiantoro mengatakan untuk penutupan jalan bagi masyarakat yang datang dari arah KM 5 menuju RS Siti Fatimah, akan dialihkan dengan sistem putar balik.
"Dari Rumah Sakit Siti Fatimah kita alihkan putar balik, tapi tidak lama karena sebagian masyarakat mau ke Pasar KM 5 dan nanti dibuka satu lajur," katanya.
Ia menjelaskan arus lalu lintas dari Simpang Sosial menuju KM 5 tetap dibuka selama jemaah belum memulai salat Id.
"Dari Simpang Sosial ke Palimo tetap jalan, nanti kalau jemaah sudah mulai salat baru kita tutup," ujarnya.
Penutupan jalan, lanjut dia, tidak dilakukan secara total dan bersifat tentatif dengan melihat kondisi di lapangan.
"Tidak kita tutup total, sifatnya tentatif melihat situasi di lapangan," jelasnya.
Setelah pelaksanaan salat dan khotbah selesai, petugas akan segera mengurai kepadatan dengan membuka sebagian jalur.
"Kalau sudah selesai salat dan khotbah, kita dorong warga minggir sedikit, tidak di lajur satu, supaya jalan bisa dibuka dan kendaraan bisa melintas," ungkapnya.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, pihak kepolisian juga menyiapkan sejumlah kantong parkir bagi jemaah. "Kantong parkir kita siapkan di RS Bhayangkara, SMA Muhammadiyah bagian belakang, dan di depan lajur juga bisa digunakan," katanya.
Selain itu, personel kepolisian akan ditempatkan di sejumlah titik rawan kemacetan di sekitar lokasi.
"Anggota kita tempatkan di titik-titik rawan," ujarnya.
Sebanyak 15 personel disiagakan khusus di kawasan RS Siti Fatimah hingga Simpang Polda untuk mengatur arus lalu lintas.
"Untuk anggota kita tempatkan kurang lebih 15 personel di Siti Fatimah sampai Simpang Polda," katanya.
Sementara itu, di kawasan flyover Polda tidak dilakukan penutupan jalur sebelah kiri, kecuali dari arah KM 5 yang akan dibatasi.
"Flyover tidak kita tutup, kecuali dari arah KM 5 kita lakukan penutupan," pungkasnya.
(dai/dai)











































