Polisi sudah memeriksa 12 saksi terkait tewasnya narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika IIB Banyuasin, Sumatera Selatan, tewas. Korban tewas jatuh dari kamar mandi dengan wajah penuh luka lebam.
Saat ini polisi dan tim dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Sumatera Selatan sedang melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
Kapolsek Talang Kelapa Kompol Herli Setiawan mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus kematian narapidana Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin dan menunggu visum keluar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini saksi yang sudah diperiksa terkait kasus tersebut ada 12 orang," ujarnya, Sabtu (15/3/2026).
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Sumatera Selatan Erwedi Supriyatno mengatakan timnya sudah turun ke lapas untuk melakukan pendalaman terkait kasus tersebut.
"Tim kami sudah turun ke Lapas dan melakukan pendalaman serta pemeriksaan kepada saksi-saksi teman sekamarnya termasuk petugas dan rekaman video CCTV," ujarnya, Sabtu.
Selain itu, kata Erwedi, pihaknya juga sedang menunggu hasil visum dari rumah sakit Mohammad Hasan Bhayangkara Palembang.
"Kami sedang menunggu hasil visum dari rumah sakit. Jika dari hasil visum korban kematiannya tidak wajar oleh napi lain atau pegawai maka akan ditindak tegas,"ujarnya.
Menurutnya, jika kematian korban Sandi (29) nanti terbukti tidak wajar atau ditemukan adanya kekerasan, baik dari napi lain apalagi dari pegawai maka akan diberikan tindakan tegas.
"Akan kami berikan tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku dan akan diberi sanksi pidana," tegasnya.
(csb/csb)











































