Polisi mengungkap penyebab truk kontainer yang menabrak halte dan pengemudi ojek online di Palembang, Sumatera Selatan. Truk kontainer bernomor polisi BG-8457-LR yang dikemudikan Andi Untung (38) diduga mengalami rem blong.
Adapun insiden tersebut terjadi di Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat kejadian, truk kontainer itu menabrak sepeda motor, halte, dan dua bangunan usaha di pinggir jalan. Dua orang dilaporkan mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.
Truk tersebut melaju dari arah Simpang 45 Demang menuju Simpang Dukcapil Palembang. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga mengalami kerusakan pada sistem pengereman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kanit Laka Lantas Polrestabes Palembang, Hermanto mengatakan peristiwa itu melibatkan sebuah mobil truk kontainer, sepeda motor, serta bangunan di sekitar lokasi.
"Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Demang Lebar Daun sekitar pukul 23.00 WIB yang melibatkan mobil truk kontainer, sepeda motor, serta bangunan di sekitar lokasi. Dalam kejadian ini terdapat dua korban luka-luka dan tidak ada korban meninggal dunia," kata Hermanto saat dikonfirmasi.
Akibat rem tidak berfungsi, truk tersebut terlebih dahulu menabrak halte di tepi jalan. Kendaraan kemudian menghantam sebuah kendaraan dinas Satpol PP sebelum oleng ke kanan. Pada saat bersamaan, kontainer yang dibawa truk terlepas dari badan kendaraan.
Kontainer yang terlepas itu kemudian menabrak sepeda motor Yamaha Mio Gear bernopol BG-6649-AET yang dikendarai Rendi Firdaus (33). Benturan berlanjut hingga menghantam warung sate dan nasi goreng serta Rumah Makan Bano yang berada di pinggir jalan.
Pengemudi truk, Andi Untung, mengalami luka memar di pipi kanan, kening, bahu kiri, serta luka robek di telinga kiri. Sementara pengendara motor Rendi Firdaus mengalami patah tangan kanan dan nyeri di kaki serta pipi kanan. Kedua korban dibawa ke RS Siti Khodijah Palembang untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, dua pedagang yang berada di lokasi, yakni Wendi Kuswanto (33) pemilik warung sate dan nasi goreng serta Wahyu (32) pemilik RM Bano, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.
Kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan cukup parah pada motor korban hingga hancur total, bagian depan truk kontainer rusak berat, warung sate dan nasi goreng hancur, serta RM Bano mengalami kerusakan.
Polisi menduga penyebab utama kecelakaan akibat rem blong pada truk kontainer tersebut. Saat ini, kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan sebagai barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.
"Diduga penyebab kecelakaan karena rem blong pada kendaraan truk kontainer tersebut. Saat ini kendaraan sudah kami amankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut," ujar Hermanto.
(dai/dai)











































