Arus Mudik, Jalan Nasional di Sumsel Dipastikan dalam Kondisi Baik-Bebas Lubang

Sumatera Selatan

Arus Mudik, Jalan Nasional di Sumsel Dipastikan dalam Kondisi Baik-Bebas Lubang

Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Sabtu, 14 Mar 2026 12:22 WIB
Perbaikan jalan di ruas Mangunjaya.
Perbaikan jalan di ruas Mangunjaya. (Foto: Istimewa)
Palembang -

Jalan nasional di wilayah Sumatera Selatan dipastikan dalam kondisi baik dan aman dilalui pemudik menjelang arus mudik Idul Fitri 2026. Saat ini seluruh ruas jalan disebut dalam kondisi zero pothole atau bebas lubang.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional I Wilayah Sumatera Selatan Alfredo mengatakan pihaknya telah melakukan perbaikan secara menyeluruh di sejumlah titik jalan nasional yang sebelumnya mengalami kerusakan.

"Per H-10 pekerjaan perbaikan jalan sudah selesai, zero pothole sudah 100% kita lakukan. Lubang-lubang sudah habis dan tuntas. Tapi, tim tetap disiagakan mengantisipasi munculnya lubang-lubang baru karena beberapa daerah diprediksi masih ada hujan dan kendaraan berat yang melintas sehingga berpotensi memunculkan lubang baru," ujar Alfredo, Jumat (12/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjelaskan perbaikan jalan dilakukan secara intensif dalam beberapa waktu terakhir sebagai bagian dari persiapan menghadapi arus mudik-balik Lebaran. Tim di lapangan juga memantau dan memastikan kondisi jalan terjaga.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, sejumlah ruas jalan strategis yang menjadi jalur utama pemudik telah diperbaiki sehingga pengendara dapat melintas dengan lebih aman.

"Ruas jalan Palembang-Betung-Jambi dan Betung-Sekayu-Mangunjaya clear tidak ada lubang dan ditutup aspal. Tapi, mulai dari Mangunjaya-Muara Beliti lubang ditutup dengan agregat," katanya.

Kondisi jalan rusak di ruas Mangunjaya-Muara Beliti sempat heboh. Bahkan, sejumlah kendaraan mengalami insiden terbalik akibat lubang besar di beberapa titik.

"Insyaallah tak akan ada lagi kendaraan terbalik, mobil masuk lubang hingga macet. Jalan sudah flat dan aman untuk dilalui. Tapi memang (karena agregat), belum nyaman maksimal karena masih pakai agregat dan rencananya diaspal Juni nanti. Mungkin 2027 nanti kita tuntaskan, karena penanganannya dalam 3 tahun (sejak 2025)," ungkapnya.

Menurutnya, bagian jalan penghubung dari Betung-Musi Rawas ini kerap terendam banjir akibat luapan sungai yang ada di sampingnya pada musim hujan. Hla itu membuat kualitas jalan menurun dan rusak, belum lagi imbas kendaraan ODOL.

"Ruas jalan ini juga yang membuat kemantapan jalan yang kita tangani menurun pada 2025 kemarin," ungkapnya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads