Lebaran Idul Fitri tidak hanya identik dengan ketupat dan opor ayam, tetapi juga dengan beragam kue tradisional yang menjadi pelengkap meja suguhan di hari kemenangan.
Dilansir dari detikFood, Provinsi Jambi menyimpan kekayaan kuliner yang luar biasa, dengan deretan kue tradisional yang memiliki cita rasa unik, tampilan menarik, dan nilai budaya yang tinggi.
Dari kue basah berwarna hijau yang harum hingga kue berlapis yang membutuhkan kesabaran dalam pembuatannya, kue-kue khas Jambi ini selalu hadir meramaikan momen Lebaran dari generasi ke generasi dan menjadi favorit banyak kalangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirangkum detikSumbagsel dari berbagai sumber, berikut 10 kue lebaran khas Jambi yang paling populer dan wajib detikers coba!
10 Kue Lebaran Khas Jambi
1. Kue Padamaran
Kue Padamaran adalah salah satu kudapan tradisional khas Jambi yang paling mudah ditemukan, terutama saat bulan Ramadan dan Lebaran. Kue ini memiliki tekstur yang lembut dengan rasa manis dan gurih, terbuat dari bahan-bahan seperti tepung beras, santan, gula merah, air perasan daun suji, pasta pandan, garam halus, dan daun pisang sebagai pembungkusnya.
Warna hijaunya yang cantik berasal dari perasan daun suji yang harum, menjadikannya tampilan yang menarik di meja suguhan Lebaran.
2. Kue Gandus
Dengan tampilan seperti kue mangkok, kue Gandus tampak seperti pizza mini khas Jambi. Taburan ebi kering dan cabai iris di atas permukaannya memberikan sensasi rasa yang kaya, perpaduan antara gurih, asin, dan sedikit pedas.
Kue ini terbuat dari campuran tepung beras dan tepung sagu yang menghasilkan warna putih bersih dengan tekstur lembut, dan biasanya diberi topping ebi sangrai, abon ikan, atau daging cincang yang menambah kelezatannya.
3. Bolu Kojo
Bolu kojo merupakan kue basah yang sangat populer di kalangan warga Jambi, khususnya saat Lebaran dan pesta pernikahan. Rasanya yang manis bercampur gurih dengan aroma khas daun pandan menjadi daya tarik tersendiri.
Bentuknya yang menyerupai bunga kamboja dengan cetakan loyang menjadikan bolu kojo mudah dikenali. Kue ini sangat cocok dipadukan dengan teh manis hangat saat silaturahmi Lebaran.
4. Kue Putri Kandis
Kue Putri Kandis adalah kue tradisional khas Jambi yang tergolong ke dalam kue basah dengan bentuk berlapis-lapis dan kombinasi warna hijau, cokelat, dan kuning yang cantik. Kue ini biasa disajikan pada saat hari-hari tertentu seperti Lebaran dan upacara adat. Rasanya yang manis karena menggunakan banyak gula dan telur menjadikannya favorit di meja suguhan Hari Raya.
5. Kue Muso
Kue Muso adalah kue khas Jambi yang memiliki bentuk seperti mangkuk dengan hiasan cokelat padat di pinggirnya. Kombinasi tepung beras, cokelat bubuk, dan srikaya pandan menghasilkan kue berwarna hijau muda yang semakin populer di bulan Ramadan, menjadikannya hidangan takjil favorit dan isian snack box berbagai acara. Cita rasanya yang manis menjadikan kue muso pilihan tepat untuk suguhan Lebaran.
6. Kue Kubang Boyo
Kue Kubang Boyo mendapatkan namanya dari bentuknya yang menyerupai punggung buaya yang muncul di atas permukaan air. Kue ini terbuat dari olahan tepung ketan yang diberi pasta pandan dan disiram dengan santan, dengan isian gula aren sebagai pemanisnya.
Kue ini memiliki nama lain yang unik yaitu Pak Ipuk, anak buaya, atau buaya berenang. Cita rasanya yang manis dan legit menjadikan kue ini cocok sebagai hidangan Lebaran yang unik dan berkesan.
7. Kue Maksuba
Dilansir dari laman Kemendikbud, nama Maksuba berasal dari sebuah ungkapan yang berarti pemberian terkasih, menunjukkan bahwa kue ini dibuat dengan penuh cinta untuk orang-orang tersayang.
Kue Maksuba sering disebut mirip kue delapan jam karena bahan utamanya yang serupa, namun perbedaannya terletak pada cara pembuatannya yang dipanggang selapis demi selapis. Fungsinya sebagai kue mewah untuk perayaan Idul Fitri dan hantaran pernikahan, melambangkan harapan akan kehidupan yang manis dan penuh kebahagiaan.
8. Kue 8 Jam
Kue 8 jam adalah salah satu camilan legendaris yang sering disajikan oleh masyarakat Jambi saat Lebaran. Kue ini memiliki nama yang unik karena dahulu pembuatannya membutuhkan waktu selama 8 jam.
Bahan-bahan yang digunakan antara lain telur ayam, susu putih, gula pasir, tepung, dan mentega. Meski kini cukup jarang ditemukan, kue ini tetap menjadi bagian dari tradisi Lebaran masyarakat Jambi yang tak tergantikan.
9. Lapis Legit Khas Jambi
Lapis legit khas Jambi atau yang dikenal dengan nama kapis hadir dengan tampilan yang lebih mungil karena digulung setelah matang. Terbuat dari kuning telur, mentega, gula, dan bumbu spekoek berupa campuran kayumanis, cengkeh, pala, dan kapulaga, kue ini memiliki rasa gurih dan legit dengan jejak rempah yang semerbak. Kemasannya yang modern dan cantik menjadikannya pilihan istimewa sebagai suguhan maupun oleh-oleh Lebaran.
10. Semprong
Semprong adalah salah satu kue khas Jambi yang sering menjadi hidangan istimewa saat perayaan Lebaran. Bentuknya yang menyerupai corong atau kerucut, dengan tekstur yang renyah dan rasa manis yang menggoda, membuat semprong menjadi favorit banyak orang.
Kue ini menjadi simbol kebersamaan dan kehangatan dalam merayakan hari besar seperti Lebaran.
Itulah 10 kue Lebaran khas Jambi yang populer dan wajib detikers coba. Semoga bisa menjadi inspirasi suguhan istimewa di meja Lebaran tahun ini!
Artikel ini ditulis oleh Widia Ardhana peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(csb/csb)











































