Malam Lailatul Qadar adalah anugerah terbesar Ramadan di mana pahala dilipatgandakan melebihi seribu bulan. Memanjatkan doa malam Lailatul Qadar menjadi kesempatan emas bagi setiap Muslim untuk mengetuk pintu Arsy demi ampunan dosa dan perubahan takdir yang lebih baik.
Menghidupkan malam mulia ini memerlukan kesungguhan dalam menjalankan amalan sunnah dan dzikir yang tulus. Dengan fokus pada ibadah mustajab di sepuluh malam terakhir, kita berharap meraih keberkahan sempurna yang membawa kedamaian di dunia maupun akhirat.
Berikut beberapa amalan dan doa yang dianjurkan untuk dibaca pada malam Lailatul Qadar yang penuh keberkahan. Yuk, simak selengkapnya!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa Itu Malam Lailatul Qadar?
Melansir laman Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan buku berjudul Membumikan A-Qur'an oleh Muhammad Quraish Shihab, malam Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling istimewa di bulan Ramadan.
Keutamaannya dijelaskan dalam Al-Qur'an Surah Al-Qadr ayat 3 yang menyebutkan bahwa malam ini lebih baik dari seribu bulan. Karena itu, umat Islam sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan amal kebaikan agar dapat meraih keberkahan pada malam yang mulia tersebut.
Lailatul Qadar diyakini terjadi pada salah satu malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Meskipun waktu pastinya tidak diketahui, Al-Qur'an dan hadits memberikan petunjuk tentang tanda-tanda serta keistimewaan malam ini.
Oleh sebab itu, umat Muslim dianjurkan untuk meningkatkan ibadah pada malam-malam tersebut agar tidak melewatkan kesempatan mendapatkan keutamaan Lailatul Qadar.
Kata Qadar memiliki beberapa makna, yaitu penetapan, kemuliaan, dan kesempitan. Penetapan berarti malam ketika Allah menentukan berbagai urusan manusia, kemuliaan karena malam ini menjadi waktu turunnya Al-Qur'an, dan kesempitan karena banyaknya malaikat yang turun ke bumi.
Pada malam ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah seperti shalat malam, membaca Al-Qur'an, berdzikir, serta melakukan berbagai amal kebaikan.
Amalan dan Doa Malam Lailatul Qadar
Berikut beberapa amalan dan doa yang dapat dipanjatkan pada malam lailatul Qadar dilansir lama NU Online dan detikHikmah.
1. Menghadiri Shalat Berjamaah
Melaksanakan salat Isya dan Subuh secara berjamaah merupakan salah satu amalan yang dianjurkan pada malam Lailatul Qadar. Dengan mengikuti kedua salat tersebut di masjid, seseorang telah mendapatkan bagian dari keutamaan malam yang penuh berkah ini. Hal ini menunjukkan bahwa ibadah berjamaah memiliki nilai yang sangat besar di sisi Allah SWT.
مَنْ شَهِدَ العِشَاءَ وَ الصُّبْحَ لَيْلَةَ القَدْرِ فَقَدْ أَخَذَ بِحَظِّهِ مِنْهَا
Artinya: "Siapa yang menghadiri salat Isya dan sholat Subuh pada malam Lailatul Qadar maka ia telah mengambil bagian dari malam tersebut."
مَنْ شَهِدَ الْعِشَاءَ فِى جَمَاعَةٍ كَانَ لَهُ قِيَامُ نِصْفِ لَيْلَةٍ وَمَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ وَالْفَجْرَ فِى جَمَاعَةٍ كَانَ لَهُ كَقِيَامِ لَيْلَةٍ
Artinya: "Siapa yang menghadiri salat Isya berjamaah, maka baginya pahala salat separuh malam. Siapa yang melaksanakan salat Isya dan Subuh berjamaah, maka baginya pahala salat semalam penuh." (HR Muslim dan Tirmidzi)
2. Melaksanakan Shalat Malam
Pada malam Lailatul Qadar, umat Islam dianjurkan memperbanyak salat malam atau qiyamul lail. Ibadah ini dilakukan sebagai bentuk kesungguhan dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan melaksanakan salat malam dengan penuh keimanan dan berharap pahala dari Allah, seorang Muslim diyakini akan mendapatkan ampunan atas dosa-dosanya yang telah lalu.
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: "Barangsiapa yang bangun menegakkan salat malam di malam Lailatul Qadar karena keimanan dan mencari ridha Allah maka dosa-dosanya yang telah lalu diampuni." (HR Bukhari dan Muslim)
3. Melakukan I'tikaf di Masjid
Itikaf adalah ibadah dengan cara menetap di dalam masjid untuk fokus beribadah kepada Allah SWT. Biasanya amalan ini dilakukan pada sepuluh hari terakhir Ramadan dengan tujuan meningkatkan kedekatan kepada Allah dan berharap dapat bertemu dengan malam Lailatul Qadar. Selama i'tikaf, waktu diisi dengan berbagai ibadah seperti salat, dzikir, membaca Al-Qur'an, dan doa.
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَعْتَكِفُ اْلعَشَرَ اْلأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللهُ ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ.
Artinya: "Nabi SAW melakukan i'tikaf pada hari kesepuluh terakhir dari bulan Ramadan, (beliau melakukannya) sejak datang di Madinah sampai beliau wafat, kemudian istri-istri beliau melakukan i'tikaf setelah beliau wafat." (HR Muslim).
4. Membaca Doa Lailatul Qadar
Pada malam yang istimewa ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa kepada Allah SWT. Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW kepada Aisyah RA adalah doa untuk memohon ampunan kepada Allah. Doa ini sering dianjurkan untuk dibaca ketika seseorang berharap mendapatkan keberkahan malam Lailatul Qadar.
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwan fa'fu 'anni ('annā jika dibaca berjamaah).
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, dan Engkau suka memberi maaf, maka maafkan aku."
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annī ('annā jika dibaca berjamaah).
Artinya, "Ya Allah, sungguh Engkau maha pemaaf yang pemurah. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku (maafkanlah kami)."
5. Memperbanyak Istighfar
Memperbanyak istighfar juga termasuk amalan yang dianjurkan pada malam Lailatul Qadar. Salah satu bacaan istighfar yang sangat dianjurkan adalah sayyidul istighfar, yaitu doa yang berisi pengakuan seorang hamba kepada Allah serta permohonan agar dosa-dosanya diampuni.
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ
Arab-latin: Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa anna 'abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika. Mastatha'tu a'uudzu bika min syarri maa shana'tu abuu u laka bini' matika 'alayya wa abuu-u bidzanbii faghfir lii fa innahu laa yagfirudz dzunuuba illa anta.
Artinya: "Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau." (HR Bukhari)
6. Membaca Al-Qur'an
Mengisi malam Lailatul Qadar dengan membaca Al-Qur'an juga sangat dianjurkan. Pada bulan Ramadan, Rasulullah SAW memiliki kebiasaan bertadarus Al-Quran bersama Malaikat Jibril. Karena itu, memperbanyak tilawah menjadi salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah sekaligus menghidupkan malam yang penuh keutamaan tersebut.
وَكَانَ جِبْرِيلُ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ
Artinya: "Jibril menemuinya pada tiap malam malam bulan Ramadan, dan dia (Jibril) bertadarus Al-Qur'an bersamanya." (HR Bukhari)
7. Bersedekah
Selain memperbanyak ibadah pribadi, umat Islam juga dianjurkan melakukan amalan sosial seperti bersedekah. Memberikan sebagian rezeki kepada orang lain pada bulan Ramadan memiliki keutamaan yang besar. Sedekah yang dilakukan pada bulan ini bahkan disebut sebagai sedekah yang paling utama.
أَفْضَلُ الصَّدَقَةِ صَدَقَةٌ فِي رَمَضَانَ
Artinya: Nabi SAW bersabda, "Sebaik-baik sedekah adalah sedekah yang ditunaikan pada bulan Ramadan." (HR Tirmidzi)
Nah, itulah penjelasan mengenai malam Lailatul Qadar beserta doa dan amalan mustajab yang dapat diamalkan. Semoga informasi ini bermanfaat!
Artikel ini ditulis oleh Rika Amelia Peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker detik.com
(csb/csb)











































