Penjualan parsel menjelang Hari Raya Idulfitri di Kota Palembang mengalami peningkatan. Terdapat penjualan hingga 250 parsel, dengan jumlah pesanan yang kini mencapai sekitar 30 hingga 40 paket per hari sejak memasuki bulan Ramadan.
Tradisi memberikan parsel atau bingkisan saat Lebaran sendiri sudah menjadi kebiasaan di masyarakat. Parsel biasanya diberikan sebagai bentuk silaturahmi, ucapan terima kasih, maupun tanda perhatian kepada keluarga, kerabat, hingga rekan kerja.
Penjaga toko Palembang Parcel, Zanatun, mengatakan peningkatan permintaan mulai terlihat seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk menyiapkan bingkisan Lebaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menjelang Lebaran kita ada peningkatan. Per harinya bisa masuk 30 sampai 40 parsel pesanannya," kata Zanatun, Jumat (6/3/2026).
Ia menjelaskan, sebagian besar pelanggan telah mulai melakukan pemesanan lebih awal untuk persiapan Hari Raya Idulfitri. Saat ini, pihak toko juga tengah berupaya memenuhi target penjualan yang diperkirakan mencapai ratusan paket.
"Sudah banyak yang pesan untuk Lebaran. Ini kita lagi kejar target di 250 parsel," ujarnya.
Menurut Zanatun, parsel berisi makanan ringan atau snack menjadi jenis yang paling diminati masyarakat. Selain harganya relatif terjangkau, parsel tersebut juga dinilai praktis untuk dijadikan hadiah Lebaran.
Untuk harga, parsel snack yang dijual di toko tersebut dibanderol mulai dari kisaran Rp 150 ribu per paket, tergantung isi dan ukuran kemasannya.
Selain parsel makanan ringan, parsel berisi peralatan rumah tangga atau pecah belah juga menjadi salah satu daya tarik bagi pembeli. Namun, parsel snack tetap menjadi pilihan favorit pelanggan.
Ia menambahkan, permintaan parsel diperkirakan masih akan terus meningkat menjelang Lebaran. Karena itu, pihak toko optimistis penjualan sekitar 200 hingga 300 parsel pada musim Lebaran tahun ini.
Artikel ini ditulis oleh Mutiara Helia Praditha peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(dai/dai)











































