Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mewaspadai dan terus memantau perkembangan perekonomian daerah, menyikapi dampak konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran di wilayah Timur Tengah.
"Konflik internasional dapat memengaruhi kondisi ekonomi global. Kita tetap waspada dan terus memantau perkembangan perekonomian daerah karena konflik di Timur Tengah," ujar Gubernur Sumsel Herman Deru, Jumat (6/3/2026).
Dia berharap, konflik yang terjadi di wilayah itu jangan sampai membuat masyarakat panik. Dia meminta masyarakat tetap tenang dan tidak khawatir berlebihan, terutama soal ketersediaan bahan pangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menegaskan, jika Sumsel menjadi salah satu penopang pangan. Saat ini, stok pangan yang dimiliki dalam kondisi aman.
"Sumsel merupakan salah satu daerah penopang swasembada pangan nasional, sehingga ketersediaan stok pangan aman. Masyarakat harus tetap tenang dan tidak panik," katanya.
Selain itu, dia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Informasi yang tidak akurat sering kali memicu keresahan di tengah masyarakat. Bahkan, dapat menjadi persoalan baru.
"Sering kali, baru ada sedikit informasi, masyarakat langsung melakukan panic buying dan memborong barang. Ini harus kita hindari," ungkapnya.
