Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar, Apa Beda dan Kapan Terjadinya?

Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar, Apa Beda dan Kapan Terjadinya?

Bagus Nugroho - detikSumbagsel
Kamis, 05 Mar 2026 18:01 WIB
Ilustrasi Nuzulul Quran
Foto: Ilustrasi Nuzulul Quran (Mukhtar Shuaib Mukhtar/Pexels)
Palembang -

Setiap bulan Ramadan terdapat dua malam yang selalu dinantikan oleh umat Islam yaitu, Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar. Kedua malam tersebut merupakan malam di mana Al-Quran diturunkan.

Namun, masih banyak umat muslim yang sulit membedakan kedua malam tersebut dan menganggapnya sebagai peristiwa yang sama. Lantas, benarkah Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar adalah malam yang sama, atau justru memiliki perbedaan? Berikut detikSumbagsel sajikan informasinya.

Malam Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar Apakah Sama?

Perlu diketahui, bahwa malam Nuzulul Quran dan malam Lailatul Qadar bukanlah peristiwa yang sama. Keduanya sama-sama berkaitan dengan turunnya Al-Quran, tetapi terjadi pada tahapan yang berbeda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nuzulul Quran merupakan malam di mana Al-Quran diturunkan pertama kalinya oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW pada tanggal 17 Ramadan.

Dilansir dari laman NU, Syekh Ali as-Shabuni menyebutkan bahwa Al-Quran pertama kali diturunkan ketika Nabi Muhammad SAW berada di dalam Gua Hira. Kala itu Malaikat Jibril datang dan memeluk Rasulullah SAW sembari memberikan wahyu pertama yaitu Qs. Al-Alaq ayat 1-5. Karena itu, umat Islam memperingati Nuzulul Quran setiap tanggal 17 Ramadan.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Lailatul Qadar adalah malam yang tidak diketahui secara pasti tanggalnya. Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam mencarinya pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW,

« تَحَرَّوْا لَيْلَةَ القَدْرِ في الوَتْرِ مِنَ العَشْرِ الأوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ ».

Artinya: Carilah lailatul qadr pada tanggal ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan. (HR. Bukhori).

Malam tersebut juga merupakan malam yang istimewa bagi Al-Quran. Sebagaimana telah disampaikan oleh Allah SWT melalui firman-Nya dalam Qs. Al-Qadr ayat 1-5 sebagai berikut:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ، وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ, لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ، تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ، سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ

Arab Latin: Innā anzalnāhu fī lailatil-qadr. Wa mā adrāka mā lailatul-qadr(i). Lailatul-qadri khairum min alfi syahr(in). Tanazzalul-malā'ikatu war rūḥu fīhā bi'iżni rabbihim min kulli amr(in). Salāmun hiya ḥattā maṭla'il-fajr(i).

Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar."

Tahapan Penurunan Al-Quran di Malam Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar

Perlu diingat, bahwasannya Al-Quran tidak diturunkan langsung secara sekaligus kepada Nabi Muhammad SAW, melainkan melalui beberapa tahapan. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam QS Al-Isra ayat 106:

"Dan Al-Quran itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan Kami menurunkannya bagian demi bagian." (Q.S. Al-Isra: 17/106)

Dikutip dari Jurnal berjudul Hikmah Penurunan Al-Qur'an Secara Berangsur karya Maulana Dwi Kurniasih, dan kawan-kawan. Berikut tiga tahapan penurunan Al-Quran sebelum diterima oleh Nabi Muhammad SAW, yaitu:

1.Tahapan Pertama 'Lauh Mahfuzh'

Tahapan pertama, penyampaian Al-Quran dari Allah kepada 'Lauh Al-Mahfudz' maksudnya, sebelum Al-Quran diturunkan oleh Allah kepada utusannya di dunia yakni Nabi Muhammad SAW, lembaran-lembaran Al-Quran tersebut terlebih dahulu dipersiapkan, dipelihara, dan ditulis di Lauh Al-Mahfudz.

2. Tahapan Kedua 'Bayt Al-izzah'

Tahap kedua, Al-Quran telah diturunkan oleh secara keseluruhan untuk disimpan di langit paling bawah atau langit dunia yang bernama Bayt Al-Izzah.

3. Tahapan Ketiga 'Dunia'

Pada fase ini Al-Quran mulai diturunkan dari 'Bayt Al-Izzah' kepada Nabi Muhammad SAW secara bertahap atau berangsur-angsur dengan perantara Malaikat Jibril.

Tahapan inilah yang juga membedakan antara Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar selain perbedaan waktu, seperti yang dijelaskan di atas.

Malam Lailatul Qadar adalah malam dimana Al-Quran diturunkan oleh Allah SWt secara keseluruhan atau dari Lauh Al-Mahfudz ke Baitul Izzah atau langit dunia. Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al Qadr ayat 1,

اِنَّاۤ اَنۡزَلۡنٰهُ فِىۡ لَيۡلَةِ الۡقَدۡرِ١

Innā anzalnāhu fī lailatil-qadr

Artinya : "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) pada malam qadar."

Sedangkan malam Nuzulul Quran adalah momen dimana Nabi Muhammad SAW menerima wahyu untuk pertama kalinya dari Allah SWT. Jadi setelah Al-Quran berada di Baitul Izzah, Nabi Muhammad menerima isi dari Al-Quran secara bertahap selama kurang lebih 23 tahun.

Dengan demikian, secara sederhana dapat disimpulkan jika Lailatul Qadar adalah peristiwa Al-Quran diturunkan dari Lauh Al-Mahfudz ke Baitul Izzah, sementara Nuzulul Quran yaitu peristiwa penurunan Al-Quran pertama kalinya untuk Nabi Muhammad SAW dari Baitul Izzah.

Kapan Malam Nuzulul Quran 2026?

Berdasarkan kalender Islam Global 2026 hasil sidang isbat 17 Februari kemarin, Nuzulul Quran versi pemerintah akan berlangsung pada Sabtu, 7 Maret 2026. Artinya malam Nuzulul Quran menurut pemerintah dimulai pada Jumat Malam, 6 Maret 2026.

Sedangkan Nuzulul Quran versi Muhammadiyah jatuh pada Jumat, 6 Maret 2026, sehingga malam Nuzulul Quran berlangsung pada Kamis malam, 5 Maret 2026.

Kapan Malam Lailatul Qadar 2026?

Malam Lailatul Qadar akan berlangsung di salah satu malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan.

1. Malam ke-21 Ramadan 1447 H

- Muhammadiyah: 9 Maret 2026 malam
- Pemerintah: 10 Maret 2026 malam

2. Malam ke-23 Ramadan 1447 H

- Muhammadiyah: 11 Maret 2026 malam
- Pemerintah: 12 Maret 2026 malam

3. Malam ke-25 Ramadan 1447 H

- Muhammadiyah: 13 Maret 2026 malam
- Pemerintah: 14 Maret 2026 malam

4. Malam ke-27 Ramadan 1447 H

- Muhammadiyah: 15 Maret 2026 malam
- Pemerintah: 16 Maret 2026 malam

5. Malam ke-29 Ramadan 1447 H

- Muhammadiyah: 17 Maret 2026 malam
- Pemerintah: 18 Maret 2026 malam

Demikian informasi mengenai malam Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar yang ternyata tidaklah sama. Semoga artikel ini bermanfaat ya detikers!

Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads