Situasi peperangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel makin memanas. Kini, Iran mengeluarkan peringatan dan wanti-wanti untuk negara-negara Eropa agar tidak ikut bergabung dalam perang melawan negaranya. Iran tak segan untuk memperluas serangan balasan dan menyerang kota-kota di Eropa.
Peringatan tersebut disampaikan Pemerintahan Iran dalam pengumuman resmi di Teheran, Selasa (3/3). Peringatan ini muncul ketika negara-negara Eropa berupaya meningkatkan pertahanan mereka sebab khawatir perang Iran meluas ke luar Timur Tengah.
Selain meluas, mereka juga khawatir akan menimbulkan ancaman bagi keamanan Eropa. Beberapa negara Eropa mengatakan mereka dapat mengambil "tindakan defensif" dalam menghadapi kemampuan peluncuran rudal Iran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan bahwa tindakan apa pun oleh negara-negara Eropa akan dianggap sebagai "tindakan perang".
Dalam sebuah pernyataan, Teheran memperingatkan bahwa langkah negara-negara Eropa itu akan dianggap sebagai provokasi langsung, dan akan memperluas serangan balasan negara itu.
"Itu akan menjadi tindakan perang. Tindakan apa pun terhadap Iran akan dianggap sebagai keterlibatan dengan para agresor. Itu akan dianggap sebagai tindakan perang terhadap Iran," kata Esmail Baghaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran dalam konferensi pers kepada kantor berita pemerintah Iran, dilansir Press TV dan Euronews, Rabu (4/3).
Baghaei menyebut, bertahan sama dengan menyerang. Dia akan menyayangkan bila negara-negara Eropa berpihak pada negara-negara yang memulai serangan.
"Defensif sama artinya dengan ofensif, tidak masuk akal, apakah mereka ingin menghilangkan kemampuan dan kapasitas Iran untuk melawan agresor. Akan sangat disayangkan jika negara-negara ini berpihak pada agresor, mereka sudah cukup berbuat melawan Iran," tambah Baghaei.
(dai/dai)











































