Waktu Mustajab! Ini Doa di Hari Jumat Setelah Ashar yang Dianjurkan

Waktu Mustajab! Ini Doa di Hari Jumat Setelah Ashar yang Dianjurkan

Rika Amelia - detikSumbagsel
Jumat, 06 Mar 2026 12:20 WIB
Ilustrasi doa
Ilustrasi doa (Foto: Getty Images/Amorn Suriyan)
Palembang -

Hari Jumat adalah hari penuh keberkahan bagi umat Islam. Di dalamnya terdapat satu waktu mustajab ketika berdoa dan berpeluang besar akan dikabulkan. Banyak ulama menyebutkan waktu tersebut berada setelah Ashar hingga menjelang Maghrib.

Memanfaatkan waktu setelah Ashar di hari Jumat bukan sekadar tradisi, melainkan bagian dari ikhtiar spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah. Di waktu yang tenang menjelang terbenamnya matahari, seorang muslim dianjurkan memperbanyak doa, istighfar, dan shalawat dengan penuh harap dan keyakinan.

Berikut bacaan doa di hari Jumat setelah Ashar yang dianjurkan lengkap dengan artinya serta keutamaannya. Yuk simak!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bacaan Doa Mustajab di Hari Jumat Setelah Ashar

Berikut terdapat beberapa bacaan doa yang dianjurkan untuk dipanjatkan pada waktu mustajab di hari Jumat setelah ashar dilansir laman Nahdlatul Ulama (NU) Lampung dan detikHikmah.

1. Doa Memohon Perlindungan dan Ampunan Kepada Allah

Doa ini dikenal sebagai bentuk pengakuan seorang hamba atas dosa dan kelemahannya, sekaligus permohonan ampun serta perlindungan dari keburukan diri.

ADVERTISEMENT

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ خَلَقْتَنِي ، وَأَنَا عَبْدُكَ وَابْنُ أَمَتِكَ ، وَفِي قَبْضَتِكَ ، وَنَاصِيَتِي بِيَدِكَ . أَمْسَيْتُ عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ بِنِعْمَتِكَ ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي ، فَاغْفِرْ لِي ذُنُوبِي إِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبُ إِلَّا أَنْتَ

Allahumma Anta Rabbi laa ilaaha illa Anta khalaqtani, wa ana abduka wabnu amatika wafi qabdhotika wa nasiyati bi yadika. Amsaitu ala ahdika wa wa'dika mastatho'tu a'udzu bika min syarri ma shona'tu. Abu'u bi ni'matika wa abu'u bidzanbi faghfirly dzunubi. Innahu la yaghfirudz dzunuba illa Anta.

Artinya: "Ya Allah, Engkau Tuhanku, tidak ada tuhan yang aku sembah kecuali Engkau yang telah menciptakanku. Menciptakanku sebagai hamba-Mu dan anak dari hamba sahaya-Mu. Hidupku ada dalam genggaman-Mu. Aku hidup atas janji dan ancaman-Mu. Selama aku bisa, aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang telah aku perbuat. Aku telah menyia-nyiakan nikmat-Mu. Dan aku berbuat dosa. Maka ampunilah dosaku. Sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Engkau."

2. Doa Memohon Keselamatan dan Kesejahteraan Dunia Akhirat

Doa ini berisi permohonan agar diberikan keselamatan, perlindungan, serta penjagaan dalam seluruh aspek kehidupan, baik agama, keluarga, maupun harta.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي وَآمِنْ رَوْعَاتِي اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ وَمِنْ خَلْفِيْ وَعَنْ يَمِينِي وَعَنْ شِمَالِي، وَمِنْ فَوْقِي وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أَغْتَالَ مِنْ تَحْتِي

Allahumma innii as-alukal 'afwa wal 'aafiyah fid dunyaa wal aakhiroh. Allahumma innii as-alukal 'afwa wal 'aafiyah fii diinii wa dun-yaya wa ahlii wa maalii. Allahumas-tur 'awrootii wa aamin row'aatii. Allahummahfazh-nii mim bayni yadayya wa min kholfii wa 'an yamiinii wa 'an syimaalii wa min fawqii wa a'udzu bi 'azhomatik an ughtala min tahtii

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari muka, belakang, kanan, kiri dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak disambar dari bawahku (oleh ular atau ten gelam dalam bumi dan lain-lain yang membuat aku jatuh)." (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah, Shahih Ibnu Majah).

3. Doa Ucapan Penuh Keberkahan

Doa ini biasa diucapkan sebagai harapan agar hari Jumat dipenuhi keberkahan serta cahaya ketakwaan dari Allah SWT.

أدام الله لكم بركة الجمعة دهوراً، وألبسكم من تقواه نوراً، جمعة مباركة

Adamallahu lakum barakatal Jumat duhuran, wa albasakum min taqwahu nuron, jumatan mubarakah.

Artinya: "Semoga Allah SWT memberikan berkah kepada kalimat pada hari Jumat ini, serta Allah mengenakan cahaya dari kesalehan hari ini, Jumat yang diberkahi."

Keutamaan Berdoa Setelah Ashar di Hari Jumat

Berdoa setelah waktu Ashar di hari Jumat termasuk amalan yang sangat dianjurkan oleh para ulama karena diyakini sebagai salah satu waktu mustajab. Hari Jumat sendiri memiliki kedudukan istimewa dalam Islam, bahkan disebut sebagai sayyidul ayyam (pemimpin seluruh hari). Keutamaannya tidak hanya terbatas sejak pagi hingga pelaksanaan shalat Jumat, tetapi juga berlanjut hingga menjelang terbenamnya matahari.

Dalam kitab Fath al-Bari, Ibnu Hajar al-Asqalani menukil riwayat bahwa Sayyidah Fatimah radhiyallahu 'anha sangat memperhatikan waktu menjelang Maghrib di hari Jumat.

Ketika matahari hampir terbenam, beliau memperbanyak doa hingga benar-benar tenggelam. Ini menunjukkan bahwa waktu antara Ashar dan Maghrib memiliki keistimewaan tersendiri untuk bermunajat kepada Allah SWT.

Para ulama salaf juga menegaskan keutamaan waktu tersebut. Ada riwayat dari orang saleh terdahulu yang menyatakan bahwa setiap doa yang dipanjatkan antara Ashar dan Maghrib pada hari Jumat selalu dikabulkan hingga ia merasa malu karena begitu banyak permintaannya yang terpenuhi.

Praktik ini juga dicontohkan oleh tokoh-tokoh seperti Sa'id bin Jubair dan Thawus bin Kaisan yang memilih menyendiri, menghadap kiblat, dan tidak berbicara dengan siapapun demi fokus berdoa sampai matahari terbenam.

Keutamaan waktu ini semakin dikuatkan oleh hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Muhammad al-Bukhari berikut:

‏فِيهِ سَاعَةٌ لاَ يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ ، وَهْوَ قَائِمٌ يُصَلِّى ، يَسْأَلُ اللَّهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ

Artinya: Di hari Jumat terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim yang ia berdiri melaksanakan shalat lantas dia memanjatkan suatu doa pada Allah bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Allah akan memberi apa yang dia minta. (HR Bukhari)

Berdasarkan berbagai riwayat dan praktik para ulama terdahulu, banyak yang berpendapat bahwa waktu mustajab tersebut berada pada rentang setelah Ashar hingga menjelang Maghrib. Karena itu, memperbanyak doa, zikir, dan munajat pada waktu ini menjadi amalan yang sangat dianjurkan agar memperoleh keberkahan dan dikabulkannya permohonan.

Nah itulah beberapa doa mustajab yang dianjurkan dipanjatkan di hari jumat setelah ashar serta keutamaannya yang harus diketahui detikers. Semoga bermanfaat!

Artikel ini ditulis oleh Rika Amelia Peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker detik.com




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads