Informasi desil menjadi hal penting bagi penerima bantuan sosial (bansos) di tahun 2026. Sebab, pemerintah melakukan perubahan data secara menyeluruh agar bantuan disalurkan secara merata.
Dilansir laman Dinas Sosial (Dinsos) Palangkaraya, desil merupakan kelompok masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan yang dimulai dari paling miskin hingga sejahtera.
Desil mempunyai dampak krusial bagi penerima bansos karena menjadi kriteria utama pemerintah untuk menentukan kelayakan dan jenis bantuan yang diterima. Semakin kecil angka desil, maka potensi seseorang menjadi prioritas penerima akan memungkinkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada 10 tingkatan desil yang dikelompokkan Kementerian Sosial (Kemensos) berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Lantas, desil 1-5 akan menerima bantuan apa saja?
Pengaruh Desil Pada Penerima Bansos 2026
Dilansir laman DTSEN, Kemensos melakukan pembaharuan DTSEN pada awal tahun 2026. Dalam versi ketiga didapati perubahan sebagai berikut:
- Jumlah individu semula 286.800.865 menjadi 287.624.267
- Jumlah keluarga semula 94.251.663 menjadi 94.555.442
- Penghapusan variabel umur.
Sebagai catatan, untuk pengguna yang telah mendapatkan DTSEN sebelum tanggal 12 Desember 2025, silahkan mengajukan ulang untuk mendapatkan DTSEN versi ketiga.
Dari perubahan tersebut akan berdampak pada desil yang ditetapkan. Hal tersebut juga berimbas pada penonaktifan akun Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN) pada Februari 2026.
Urutan Desil dari 1 hingga 10
Kategori desil menentukan bansos yang akan diterima. Seluruh penduduk diurutkan mulai dari yang paling miskin hingga sejahtera. Kemudian dibagi ke dalam 10 lapisan. Masing-masing lapisan mewakili 10% dari total populasi. Secara umum, ada 10 tingkatan yang terbagi sebagai berikut:
- Desil 1: Kelompok sangat miskin atau 10% termiskin
- Desil 2: Kelompok miskin
- Desil 3: Kelompok hampir miskin
- Desil 4: Kelompok rentan miskin
- Desil 5: Kelompok menengah bawah yang relatif stabil
- Desil 6: Kelompok menengah
- Desil 7: Kelompok menengah atas
- Desil 8: Kelompok mapan
- Desil 9: Kelompok kaya
- Desil 10: Kelompok sangat kaya
Pengelompokkan di atas tidak hanya bertumpu pada penghasilan tiap individu, melainkan juga mempertimbangkan kondisi tempat tinggal, kepemilikan aset, akses pendidikan dan layanan kesehatan, serta jumlah anggota keluarga yang menjadi tanggungan.
Adanya indikator tersebut membuat penilaian kesejahteraan dilakukan secara menyeluruh dan mendekati kondisi riil yang ada di lapangan. Data tersebut merupakan hasil dari kolaborasi beberapa lembaga seperti Kemensos, BPS, Dukcapil, Kemenkes, Kemendikbud, dan BPJS.
Penerima Bansos 2026 Berdasarkan Desil
Dari 10 tingkatan tersebut terbagi lagi menjadi beberapa kelompok penerima bantuan sosial (bansos). Di tahun 2026, terdapat perubahan desil untuk bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Berikut ini rinciannya.
- Bansos Program Keluarga Harapan (PKH): Desil 1-4
- Bansos BPNT: Desil 1-4
- Bantuan PBI JKN: Desil 1-5 atau asesmen
- Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI): Desil 1-5 atau asesmen
- Bansos lain dari Kemensos: Desil 1-5 atau asesmen
Untuk desil 1-4 adalah kelompok paling berpeluang menerima semua jenis bansos. Sementara desil 5 masih bisa sebagai bantuan, tapi terbatas. Kemudian, untuk desil 6-10 tidak masuk prioritas bansos.
Cara Cek Desil Penerima Bansos 2026
Situs cekbansos.kemensos.go.id mengalami perubahan tampilan. Sebelumnya, penerima perlu memasukan nama lengkap beserta alamat domisili, saat ini, sudah tidak lagi. Masyarakat hanya perlu mengisi nomor NIK KTP dengan benar serta kode huruf yang muncul.
Adapun panduan lengkap untuk cek desil penerima bansos sebagai berikut;
- Buka link https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Masukkan NIK KTP
- Isi Kode Huruf yang muncul di kolom
- Klik tombol "Cari Data"
Secara otomatis akan muncul hasil pencarian data yang diinput. Terdapat nama, desil, bansos sembako, PKH, dan PBI JK. Untuk mengetahui desil, lihat huruf yang tertera pada kolom tersebut. Jika tertulis angka 1, 2, 3, atau 4, yang bersangkutan bisa mendapatkan bantuan.
Untuk memastikannya sebagai penerima bansos, cek apakah salah satu bansos statusnya tertulis "YA". Jika penerima bantuan BPJS PBI, akan ada keterangan periode yang berlaku.
Cara Cek dan Update Desil Offline
Untuk melakukan update desil secara offline bisa dilakukan ke kantor Dinas Sosial (Dinsos) setempat. Persiapan dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga, serta surat keterangan tidak mampu dari RT/RW.
Temui petugas atau operator SIKS-NG dan isi formulir yang diberikan. Proses verifikasi dan validasi akan berlangsung dan memakan waktu berbulan-bulan hingga data diperbarui.
Demikian penjelasan bantuan yang diterima bagi desil 1-5 lengkap dengan cara cek penerima. Semoga berguna, ya.
Simak Video "Video: Kepala BPS Tegaskan Desil DTSEN Tak Hanya Berdasarkan Gaji"
[Gambas:Video 20detik]
(mep/mep)











































