Kantor Lurah Musi Rawas Disegel Sementara Usai Dirusak Pendemo

Sumatera Selatan

Kantor Lurah Musi Rawas Disegel Sementara Usai Dirusak Pendemo

M Rizky Pratama - detikSumbagsel
Kamis, 26 Feb 2026 22:20 WIB
Warga melakukan perusakan di Kantor Lurah Pasar Muara Beliti
Warga melakukan perusakan di Kantor Lurah Pasar Muara Beliti (Foto: Muhammad Rizky Pratama)
Musi Rawas -

Usai aksi perusakan yang dilakukan pendemo, Kantor Lurah Pasar Muara Beliti pun disegel sementara menggunakan garis polisi. Aktivitas kegiatan lurah pun dipindahkan sementara ke Kantor Kecamatan Muara Beliti.

"Kalau misalnya masyarakat memang sangat mendesak membutuhkan pelayanan, maka tetap diurus oleh pihak Kelurahan, cuma pindah tempat di Kecamatan untuk sementara waktu ini," kata Camat Muara Beliti Supriyadi, Kamis (26/2/2026).

Meskipun begitu, Supriyadi mengaji dirinya akan melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada pihak terkait mengenai sistem kerja Kelurahan Pasar Muara Beliti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nanti kita konsultasi sama asisten 1, BKPSDM, dan inspektorat terlebih dahulu. Kita minta pengarahan dan petunjuk untuk langkah-langkah kita yang terbaik. Makanya kita mau minta arahan dulu. Kalau memang boleh beraktivitas, kita aktivitas seperti biasa," jelasnya.

Supriyadi sendiri menyayangkan aksi perusakan yang dilakukan pendemo dari Aliansi Masyarakat Muara Beliti Bersatu tersebut.

ADVERTISEMENT

"Sangat disayangkan, selama ini kita sudah maksimal agar urusan ini diselesaikan dengan baik dan jangan sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan seperti ini. Kalau sudah terjadi seperti ini kita mau bagaimana lagi," ungkapnya.

Supriyadi mengaku selama ini ia sudah sering mendengar keluhan dan laporan warga terkait Lurah Pasar Muara Beliti Arief Candra. Namun ia tidak bisa langsung melakukan pemanggilan dikarenakan kurangnya bukti.

"Kalau selama ini saya selaku camat kalau ada yang komplain terkait kinerja lurah ya saya panggil orangnya dan dengarkan keluhannya. Selama ini sudah sering, bersurat pun sudah beberapa kali," bebernya.

"Setiap ada komplain itu kita tidak bisa langsung panggil-panggil saja, harus ada data dulu. Kalau ada baru dilakukan pemanggilan kepada lurah," sambungnya.

Sementara itu, pihak Polres Musi Rawas belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait aksi perusakan tersebut lantaran masih melakukan penyelidikan.

Diberitakan sebelumnya, puluhan warga di Musi Rawas, Sumatera Selatan melakukan aksi demo di depan kantor Pemkab Musi Rawas meminta Lurah Pasar Muara Beliti yakni Arief Candra untuk segera diberhentikan. Merasa diabaikan, massa pun melakukan perusakan hingga pelemparan batu ke Kantor Lurah Pasar Muara Beliti.

Aksi demo tersebut terjadi di depan Kantor Pemkab Musi Rawas di Desa Muara Beliti Baru, Kecamatan Muara Beliti, Musi Rawas, Sumatera Selatan pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Namun karena merasa diabaikan, massa emosi kemudian melempar batu ke kaca jendela Kantor Lurah Pasar Muara Beliti hingga pecah. Polisi pun turun tangan menenangkan massa.

Konflik ini terjadi karena Lurah Pasar Muara Beliti diduga menyalahgunakan kewenangan dengan mencopot sepihak hampir semua Ketua RT di Kelurahan Pasar Muara Beliti.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads