Suasana Haru Warnai Prosesi Pemakaman Alex Noerdin

Sumatera Selatan

Suasana Haru Warnai Prosesi Pemakaman Alex Noerdin

Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Kamis, 26 Feb 2026 13:30 WIB
Eliza Alex saat mengusap foto suaminya Alex Noerdin
Eliza Alex saat mengusap foto suaminya Alex Noerdin (Foto: Reiza Pahlevi)
Palembang -

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2008-2018, Alex Noerdin, dimakamkan di pemakaman keluarga di TPU Kebun Bunga, Sukarami, Kota Palembang. Keluarga besar, sejumlah pejabat pemerintahan hingga masyarakat turut mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhirnya.

Jenazah tiba di lokasi pemakaman sekitar pukul 11.25 WIB, Rabu (26/2/2026). Sebelumnya, almarhum disalatkan di Masjid Agung Palembang yang dipadati pelayat.

Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman. Hadir istri Eliza Alex, Doddy Alex, Lury Alex dan keluarga besar lainnya. Anak sulung Alex Noerdin, Doddy Reza Alex menjadi muazin bagi ayahnya. Kesedihan terdengar dari suara azan yang dikumandangkannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Doa-doa juga dipanjatkan sebagai penghormatan terakhir bagi sosok yang pernah memimpin Sumsel selama dua periode tersebut.

Sejumlah tokoh dan pejabat daerah tampak hadir, seperti Sekda Sumsel Edward Candra, mantan Gubernur Sumsel Syahrial Oesman, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Bupati Banyuasin Askolani, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, Bupati Empat Lawang Joncik Muhmmad, Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie, eks Ketua DPRD Sumsel Anita Noeringhati, dan lainnya.

ADVERTISEMENT

Kehadiran para pejabat tersebut menjadi bentuk penghormatan atas pengabdian Alex Noerdin selama menjabat sebagai gubernur. Sejumlah warga juga tampak memadati area pemakaman untuk memberikan penghormatan terakhir.

Prosesi pemakaman berlangsung khidmat hingga selesai. Keluarga menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan masyarakat yang diberikan kepada almarhum.

"Jika sekiranya ada dari bapak atau ibu yang selama dalam pergaulam beliau merasa terganjal dan tersangkut, saya sebagai putra sulung beliau dapat menghubungi kami," ujar Doddy.

Dia juga memohonkan maaf orang tuanya, jika selama ini memiliki kesalahan.

"Saya juga mengucapkan terima kasih atas simpati dan doa masyarakat Sumsel yang mungkin bagi kami tak akan terbalas sedikit pun," katanya.

Dia juga berharap masyarakat Sumsel ikut melakukan pembacaan surat yasin di kediaman masing-masing, musala, dan masjid.

"Saya harap juga untuk pembacaan surat yasin bagi almarhum, orang tua kita, tokoh Sumsel yang paling dicintai masyarakatnya. Semoga dalam perjalanan terakhirnya, menuju Sang Khalik pencipta, kita doakan husnul khotimah," ujarnya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads