Perayaan Cap Go Meh Pulau Kemaro Digelar 26 Februari 2026

Sumatera Selatan

Perayaan Cap Go Meh Pulau Kemaro Digelar 26 Februari 2026

Mutiara Helia Praditha - detikSumbagsel
Sabtu, 21 Feb 2026 09:00 WIB
Perayaan imlek dan Cap Go Meh di Pulau Kemaro, Sumsel. Gubernur Sumsel Alex Noerdin ikuti perayaan, Kamis (1/3/2018) dini hari.
Foto: Ilustrasi Perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro (Raja Adil Siregar/detikcom)
Palembang -

Perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro sebagai rangkaian lanjutan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili akan digelar selama empat hari, mulai 26 Februari hingga 1 Maret 2026.

Puncak perayaan dijadwalkan berlangsung pada 1 Maret 2026 tepat pukul 24.00 WIB, dengan berbagai atraksi budaya seperti barongsai dan penampilan drumband. Persiapan acara disebut telah dilakukan jauh hari demi memastikan kelancaran dan kenyamanan pengunjung.

Ketua DPD Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) Sumatera Selatan, Tjik Harun, mengatakan perayaan Cap Go Meh tahun ini akan berlangsung seperti tahun-tahun sebelumnya dengan nuansa religius dan budaya yang kental. Meski tidak ada agenda khusus yang berbeda secara signifikan, atraksi barongsai dipastikan tetap menjadi daya tarik utama bagi masyarakat dan wisatawan yang datang ke Pulau Kemaro.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Puncak perayaan Cap Go Meh akan dilaksanakan pada 1 Maret malam tepat pukul 24.00. Seperti biasa, barongsai pasti ada. Kemungkinan tahun ini juga akan ada penampilan drum band dari SMP Negeri 1," ujar Tjik Harun saat dikonfirmasi, Jumat (20/2/2026).

Ia menambahkan, panitia telah melakukan berbagai persiapan sejak jauh-jauh hari, termasuk peningkatan fasilitas umum di kawasan Pulau Kemaro. Tahun ini terdapat penambahan pembangunan toilet pria dan wanita di bagian belakang dekat pagoda, serta perluasan dan perbaikan dermaga untuk mempermudah akses keluar-masuk pengunjung.

ADVERTISEMENT

"Kami sudah menyiapkan semuanya dari jauh-jauh hari. Tahun ini ada pembangunan toilet pria dan wanita di belakang dekat pagoda, kemudian dermaga juga kami perluas dan perbaiki supaya pengunjung lebih nyaman. Selain itu, akan dipasang kembali jembatan tongkang mulai 26 Februari, serta sekitar 8.000 lampion dan lampu renteng untuk memeriahkan suasana," kata Tjik Harun.

Ribuan lampion yang akan dipasang tersebut diproyeksikan menjadi daya tarik visual utama selama perayaan berlangsung. Sekitar 8.000 lampion dan lampu renteng akan menghiasi area pagoda, pelataran utama, hingga sepanjang akses masuk ke Pulau Kemaro.

Event tahunan yang menjadi puncak perayaan hari ke-15 setelah Imlek ini kembali masuk dalam Top 10 kalender pariwisata Kota Palembang bertajuk Charming Events of Palembang 2026 untuk bulan Februari.

Dengan berbagai persiapan tersebut, perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro diharapkan tidak hanya menjadi momentum ibadah dan tradisi bagi masyarakat Tionghoa, tetapi juga memperkuat daya tarik wisata budaya Kota Palembang di awal tahun 2026.

Artikel ini ditulis oleh Mutiara Helia Praditha peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads