Menyambut 1 Ramadan 1447 H yang jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, pengurus Masjid Agung Palembang memastikan seluruh persiapan salat tarawih perdana dan layanan buka puasa telah rampung.
Persiapan dilakukan sejak 1 Syakban, mencakup penunjukan imam, peningkatan suplai air bersih, perbaikan pompa distribusi, penambahan pendingin ruangan, hingga evaluasi sound system demi kenyamanan jemaah yang diprediksi membludak.
Sekretaris Umum Yayasan Masjid Agung Palembang, Kemas Iqbal Hasan Zainal, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan jauh-jauh hari untuk memastikan rangkaian ibadah Ramadan berjalan lancar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulillah, hasil sidang isbat menetapkan 1 Ramadan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Jadi memang kita sudah siap. Persiapan Ramadan ini tidak hanya salat tarawih saja, tetapi banyak rangkaian amaliah lainnya," ujar Kemas Iqbal kepada wartawan detikSumbagsel, Rabu (18/2/206).
Ia menjelaskan, untuk pelaksanaan tarawih perdana yang digelar usai salat Isya, imam dan petugas telah dijadwalkan oleh imam besar dan bidang peribadatan. Malam pertama tarawih akan dipimpin oleh Ustaz H. Tarmizi Muhaimin bersama Ustaz Rasyid dan Ustaz Adlan.
Menurut Iqbal, secara konsep pelaksanaan Ramadan tahun ini tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Namun, pihak yayasan terus melakukan evaluasi demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah.
"Yang membedakan dari tahun ke tahun itu kita selalu ada peningkatan dari hasil evaluasi pelaksanaan Ramadan sebelumnya. Misalnya, ada beberapa titik sound system yang kemarin kurang maksimal, itu kita perbaiki. Beberapa keran yang tidak menyala juga kita benahi," katanya.
Dari sisi fasilitas, pengurus bekerja sama dengan Perumda Tirta Musi untuk memastikan suplai air bersih mencukupi, terutama untuk kebutuhan wudu dan toilet. Selain suplai, perbaikan juga dilakukan pada sejumlah titik pompa distribusi air.
"Tidak cukup hanya airnya ada, tetapi listrik dan pompa juga harus siap. Semua sudah kami siapkan, termasuk pendingin ruangan karena saat tarawih jemaah biasanya membludak dan suhu ruangan berubah," jelasnya.
Ia menambahkan, dukungan dari Pemerintah Kota Palembang juga turut membantu kelancaran operasional, termasuk bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) serta dukungan suplai air dari Perumda Tirta Musi.
Menutup keterangannya, Iqbal mengajak masyarakat menjadikan Ramadan tahun ini sebagai momentum meningkatkan ibadah dan kepedulian sosial.
"Saya pribadi dan mewakili pengurus Yayasan Masjid Agung berharap seluruh umat muslim menjadikan Ramadan ini Ramadan terbaik. Tingkatkan amal, tingkatkan sedekah, sehingga ini benar-benar menjadi Ramadan terbaik bagi kita semua," pungkasnya.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, pengurus optimistis pelaksanaan ibadah Ramadan di Masjid Agung Palembang tahun ini dapat berjalan khusyuk, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah, baik warga lokal maupun musafir yang singgah untuk beribadah.
Artikel ini ditulis oleh Mutiara Helia Praditha peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(dai/dai)











































