Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan LPG di wilayah Sungailiat, Kabupaten Bangka. Sidak ini untuk memastikan penyaluran LPG tiga kilogram (kg) bersubsidi tepat sasaran terhadap masyarakat yang berhak dan merata.
Sidak itu dilakukan di sejumlah pangkalan pada Jumat (13/2/), di antaranya Pangkalan Aliman, Pangkalan Sadikin, pangkalan Rinaldi Renold, Pangkalan Zuriah, dan Pangkalan Karyanti.
Tampak, tim melakukan pengecekan stok fisik, kesesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET), kelengkapan administrasi, serta memastikan penyaluran LPG tiga kg dilakukan sesuai peruntukannya bagi rumah tangga sasaran dan pelaku usaha mikro yang berhak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hasil sidak, secara umum operasional pangkalan berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku, dengan ketersediaan stok LPG 3 Kg dalam kondisi aman serta distribusi dilakukan sesuai peruntukannya. Penjualan juga telah mengikuti HET yang ditetapkan pemerintah daerah," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rusminto Wahyudi, Sabtu (14/2/2026).
"Pangkalan kita ingatkan untuk terus memprioritaskan penyaluran kepada rumah tangga serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berhak agar subsidi energi tetap tepat sasaran," sambungnya.
Rusminto menegaskan bahwa pengawasan rutin maupun sidak akan terus dilakukan sebagai langkah preventif guna meminimalisir potensi penyimpangan distribusi di lapangan.
"Kami berkomitmen menjaga distribusi LPG subsidi agar tepat sasaran. Apabila ditemukan pelanggaran, Pertamina akan memberikan sanksi tegas sesuai ketentuan dan perjanjian kerja sama yang berlaku," tegas Rusminto.
Kata dia, selain pengawasan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel juga menyalurkan tambahan fakultatif (extra dropping) LPG 3 Kg di wilayah Bangka dalam jumlah ribuan tabung sebagai langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas pasokan dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
"Pertamina kembali mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi dengan harga sesuai HET yang ditetapkan oleh pemerintah daerah. Informasi lokasi pangkalan resmi dapat diakses melalui laman ptm.id/infolpg3kg," imbaunya.
Diketahui, sebagai produk subsidi, LPG 3 Kg diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro. Masyarakat mampu serta pelaku usaha non-mikro diimbau untuk menggunakan LPG nonsubsidi seperti Bright Gas agar subsidi energi dapat tepat sasaran dan dinikmati oleh kelompok yang berhak.
(csb/csb)











































