Pria di Palembang, Sumatera Selatan, bernama bernama Yuwono (43), dilaporkan hilang. Saat pergi meninggalkan rumahnya, Yuwono meninggalkan surat berisi daftar utang.
Warga Harapan Jaya 1, Kelurahan Sungai Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang ini dilaporkan hilang sejak Selasa (28/1) subuh. Yuwono diduga pergi dari rumah dalam kondisi depresi akibat tekanan ekonomi usai terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).
Istri korban, Nelly (43) menceritakan bahwa suaminya terakhir kali terlihat di rumah pada Senin (27/1) malam. Namun, saat memasuki waktu subuh di hari berikutnya, Yuwono sudah tidak ada di kediamannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum pergi, sambung Nelly, suaminya sempat meninggalkan sepucuk surat yang berisi rincian daftar utang piutang yang selama ini dipendam sendiri.
"Dia nekat ambil perumahan, tapi karena belum dapat kerja lagi setelah PHK, dia stres tidak bisa bayar bulanan. Ada juga kredit motor dan utang lainnya. Dia menanggung semuanya sendirian, orangnya memang tertutup," ujar Nelly saat dikonfirmasi oleh detikSumbagsel, Kamis (12/2/2026)
Nelly mengatakan, suaminya memiliki ciri fisik tinggi badan sekitar 158 cm dengan kulit berwarna hitam. Saat meninggalkan rumah, ia membawa sepeda jengki berwarna hitam milik ayahnya. Namun, ia tidak membawa identitas maupun alat komunikasi sama sekali.
"Dompet, HP, dan KTP semuanya ditinggal di rumah. Dia pergi cuma bawa badan sama sepeda itu," ujarnya.
Berdasarkan laporan warga, Yuwono sempat terlihat di sekitar Masjid Sukarami dan daerah Kuto dalam kondisi linglung. Saat terakhir terlihat di Sukarami, ia dilaporkan sudah berganti pakaian menjadi kaos putih polos dan membawa kantong kresek, sementara sepedanya sudah tidak terlihat lagi.
Pihak keluarga telah melakukan berbagai upaya pencarian, mulai dari menyisir masjid-masjid, menghubungi rekan kerja, hingga melapor ke Polsek setempat. Informasi kehilangan ini juga telah disebarkan melalui media sosial dan bantuan komunitas ojek online.
Keluarga sangat berharap Yuwono dapat segera ditemukan dan kembali ke rumah, terutama karena kedua anaknya yang masih kecil terus menanyakan keberadaan sang ayah.
Bagi masyarakat yang melihat atau memiliki informasi terkait keberadaan Yuwono dengan ciri-ciri di atas, diharapkan dapat segera menghubungi pihak kepolisian terdekat atau menghubungi Nelly di nomor telepon/WhatsApp: +62 882-8619-6393.
Artikel ini ditulis oleh Ani Safitri peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(csb/csb)
