Jalan Tol Palembang-Kayuagung Rusak Parah, Pengendara Minta Tarif Diturunkan

Sumatera Selatan

Jalan Tol Palembang-Kayuagung Rusak Parah, Pengendara Minta Tarif Diturunkan

Irawan - detikSumbagsel
Minggu, 08 Feb 2026 17:30 WIB
Kondisi jalan tol Palembang-Kayuagung rusak parah
Kondisi jalan tol Palembang-Kayuagung rusak parah (Foto: Istimewa)
Palembang -

Jalan Tol Palembang-Kayuagung dikeluhkan para pengendara karena rusak parah. Sejumlah titik di ruas Tol Trans Sumatera tersebut dilaporkan berlubang dan bergelombang, sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama saat hujan.

Salah satu pengendara, Mega, mengaku mengalami kesulitan saat melintasi tol tersebut karena kerusakan jalan diperparah oleh cuaca buruk dan penyempitan jalur akibat pekerjaan perbaikan.

"Waktu saya lewat kondisi hujan, jalan mengecil karena perbaikan, ditambah banyak lubang dan permukaan jalan bergelombang. Itu sangat menyulitkan dan berbahaya," katanya kepada wartawan, Sabtu (7/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Mega, kondisi jalan yang rusak tidak sebanding dengan tarif tol yang dikenakan. Ia menilai biaya tol dari Palembang ke Kayuagung sebesar Rp 50 ribu terlalu mahal jika kualitas jalan tidak layak.

"Kalau jalannya seperti jalan perkampungan, rasanya tidak wajar tarifnya tetap mahal. Harusnya ada penyesuaian harga," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Mega berharap pihak pengelola tol segera melakukan perbaikan secara maksimal demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, terlebih menjelang meningkatnya volume kendaraan saat Ramadan dan Lebaran.

Menanggapi keluhan tersebut, Manajer Operasi Tol Palembang-Kayuagung, Sabdo Hari Mukti membenarkan adanya pekerjaan perbaikan di sejumlah titik ruas tol, khususnya pada KM 345 hingga KM 348.

Dalam pernyataan resminya, PT Waskita Sriwijaya Tol (WST) menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses perbaikan berlangsung.

"Pekerjaan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menjaga mutu infrastruktur serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan," ujarnya.

Ia menjelaskan, selama pekerjaan berlangsung, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi, mulai dari pemasangan rambu peringatan, penempatan petugas di lapangan, spanduk pemberitahuan, hingga informasi melalui Variable Message Sign (VMS).

"Dalam waktu dekat, kami juga akan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow secara bertahap untuk menjaga kelancaran perjalanan," jelasnya.

Dia mengimbau seluruh pengguna jalan agar tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Informasi terkait progres pekerjaan akan disampaikan secara berkala melalui kanal resmi perusahaan.

Sabdo menambahkan, sesuai master schedule, pekerjaan perbaikan keseluruhan ruas Tol Kayuagung-Palembang ditargetkan rampung pada April 2027. Meski demikian, percepatan perbaikan dilakukan khusus untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026.

"Untuk perbaikan preventif lubang, kami mengerahkan tujuh tim sapu lubang setiap hari agar kualitas jalan tetap optimal dilalui," ujarnya.



(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads