Jalan penghubung antara Kecamatan Karang Dapo, dan Kecamatan Rawas Ilir, di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, mengalami longsor akibat hujan deras. Akibatnya warga menjadi was-was saat melintas jalan tersebut.
Diketahui jalan yang berada di Dusun Alai, Kecamatan Karang Dapo, Muratara, Sumatera Selatan tersebut longsor pada Sabtu (7/2/2026).
Kondisi setengah badan jalan tersebut sudah ambles lantaran bencana banjir serta abrasi dari aliran Sungai Rawas yang ada dibawahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun begitu, Jalan tersebut selalu dilewati para pengendara lantaran jalur tersebut merupakan jalur tercepat untuk melewati antarkecamatan.
Salah satu pengguna jalan asal Rawas Ilir bernama Subrani mengaku dirinya was-was saat melewati jalan tersebut. Pasalnya bila tak berhati-hati, pengendara bisa terjatuh ke sungai akibat kondisi jalan yang sudah menyempit serta rawan longsor.
"Kemarin (Sabtu), saya lewat di sana agak was-was, soalnya rawan longsor. Memang rata-rata orang asli sana lewat jalan itu karena lebih dekat, kalau lewat jalan pintas itu jauh," katanya saat dikonfirmasi detikSumbagsel, Minggu (8/2/2026).
Ia pun berharap agar pemerintah setempat segera memperbaiki jalan tersebut, karena jalur tersebut banyak dilalui kendaraan.
"Kalau bisa jalan itu setidaknya diberi pagar pembatas atau lampu jalan, karena saat malam hari itu nggak keliatan jalannya. Takutnya ada yang terjun ke sungai kalau kurang hati-hati," ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Karang Dapo Iptu Khoiril Hambali mengatakan pihaknya telah mengetahui kejadian longsor tersebut dan langsung menuju ke jalan tersebut untuk memasang garis polisi.
"Ya kami juga sudah mendapatkan informasi tersebut. Maka dari itu kami bersama Unit Satlantas Polres Muratara langsung melaksanakan pemasangan police line (garis polisi) di jalan penghubung dari Kecamatan Karang Dapo ke Kecamatan Rawas Ilir yang rusak tersebut," ungkapnya.
Selain melakukan pemasangan garis polisi, Khoiril mengatakan pihaknya juga sudah memberikan imbauan langsung maupun melalui media sosial agar warga berhati-hati saat melintas jalan tersebut.
"Pemasangan garis polisi tersebut guna memberikan tanda kepada para pengendara agar berhati-hati saat melintasi jalan tersebut. Kita juga telah memberikan imbauan kepada warga disana agar lebih waspada saat melintas dan segera melapor bila jalan tersebut kembali longsor," katanya.
(csb/csb)











































