Nakhoda KM Kurnia Meninggal Saat Melaut di Perairan OKI

Sumatera Selatan

Nakhoda KM Kurnia Meninggal Saat Melaut di Perairan OKI

Irawan - detikSumbagsel
Sabtu, 07 Feb 2026 19:30 WIB
Petugas dari Polairud Polda Sumsel saat mengevakuasi nakhoda kapal yang meninggal saat melaut
Petugas dari Polairud Polda Sumsel saat mengevakuasi nakhoda kapal yang meninggal saat melaut (Foto: Istimewa/Humas Polda Sumsel)
OKI -

Nakhoda KM Kurnia bernama Rudi meninggal saat melaut di perairan Sungai Lumpur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Korban diketahui meninggal secara mendadak saat sedang melaut.

Saat ini, jasad korban sudah dievakuasi petugas Polairud Polda Sumsel menggunakan ambulans apung dari Pos Pangkalan Sandar Upang, Sabtu (7/2/2026) pagi.

Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Heru Agung Nugroho mengatakan evakuasi terhadap korban berawal pihaknya menerima laporan dari seorang warga Desa Upang, bernama Yudi melaporkan bahwa anggota keluarganya, Rudi, meninggal dunia di atas kapal saat melaut dan meminta bantuan evakuasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Personel langsung bergerak setelah menerima laporan. Jenazah diminta untuk dijemput dan dibawa ke rumah duka di Desa Upang," katanya kepada wartawan, Sabtu.

Heru mengungkapkan berdasarkan keterangan anak buah kapal (ABK), sebelum meninggal dunia, Rudi sempat mengeluhkan kondisi badan tidak enak serta merasakan nyeri di bagian dada.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, korban masih sempat mengemudikan kapal saat proses penarikan jaring ikan pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

"Kecurigaan muncul ketika kapal terus melaju meski sudah diberi aba-aba untuk berhenti. Salah satu ABK kemudian menghampiri ruang kemudi dan mendapati Rudi dalam kondisi terjatuh. Setelah diperiksa, almarhum sudah tidak meninggal," ungkapnya.

Kata Heru, perjalanan menuju lokasi kapal KM Kurnia di Perairan Sungai Sujian memakan waktu sekitar tiga jam dengan kondisi ombak yang cukup besar.

"Jenazah dievakuasi dari kapal dan dipindahkan ke ambulans apung untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka di Desa Upang," ujarnya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads