Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) merilis data terbaru kemiskinan hingga mencapai satu digit. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi sinergi pengentasan kemiskinan di Griya Agung Palembang.
Kepala BPS Provinsi Sumatera Selatan, Wahyu Yulianto, mengatakan terdapat empat indikator utama yang menunjukkan capaian positif di Sumatera Selatan.
"Tadi barusan kami BPS merilis beberapa indikator capaian baik tingkat nasional maupun tingkat provinsi. Dan alhamdulillah sudah kita sampaikan ada beberapa hal, yaitu ada empat indikator," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indikator pertama adalah pertumbuhan ekonomi. Wahyu menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan berada di atas capaian nasional.
"Pertama, pertumbuhan ekonomi, Sumatera Selatan ini mencapai pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi yaitu 5,35%, atau di atas nasional yang sebesar 5,11%," katanya.
Indikator kedua adalah tingkat kemiskinan. Berdasarkan data BPS, tren penurunan angka kemiskinan di Sumatera Selatan terus berlanjut hingga mencapai satu digit, yakni 9,85 persen.
"Kedua, tingkat kemiskinan, Alhamdulillah ternyata tren dari penurunan tingkat kemiskinan di Sumatera Selatan sudah mencapai satu digit pada level 9,85%. Dan ini merupakan satu sejarah pencapaian angka kemiskinan yang terendah dalam sejarah Sumatera Selatan," tambahnya.
Selanjutnya, indikator ketiga berkaitan dengan ketenagakerjaan. Tingkat pengangguran terbuka di Sumatera Selatan tercatat lebih rendah dibandingkan nasional.
"Ketiga, Ketenagakerjaan, kita juga berada pada level di bawah nasional yaitu sebesar 3,59%," ujarnya.
Indikator keempat adalah ketimpangan. Menurut Wahyu, berdasarkan kriteria Bank Dunia, tingkat ketimpangan di Sumatera Selatan tergolong rendah.
"Keempat, terkait ketimpangan, berdasarkan kriteria dari Bank Dunia, Sumatera Selatan juga masuk dalam ketimpangan yang rendah," katanya.
Wahyu berharap capaian positif tersebut dapat terus ditingkatkan melalui kebijakan pembangunan yang berkelanjutan.
"Harapannya kebijakan-kebijakan yang memang sudah cukup baik terus ditingkatkan sehingga akan mencapai satu harapan indikator-indikator yang menjadi target pemerintah daerah baik di provinsi maupun di kabupaten/kota," pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh Rika Amelia Peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker detik.com
(dai/dai)











































