DBD di Sumsel Tercatat 55 Kasus, Didominasi Usia Sekolah

Sumatera Selatan

DBD di Sumsel Tercatat 55 Kasus, Didominasi Usia Sekolah

Rika Amelia - detikSumbagsel
Rabu, 04 Feb 2026 21:20 WIB
DBD di Sumsel Tercatat 55 Kasus, Didominasi Usia Sekolah
Ilustrasi pasien DBD (Foto: Getty Images/iStockphoto/wckiw)
Palembang -

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan (Susmel), mencatat bahwa kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Sumsel hingga awal Februari 2026 sebanyak 55 kasus. Dari jumlah itu didominasi oleh kelompok usia sekolah.

Pengelola Program P2 Malaria Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan Didit mengungkapkan bahwa sekitar 40 persen kasus DBD terjadi pada anak usia 5-14 tahun serta kelompok usia di atas 15 tahun.

"40 persen kasus terbanyak terkena DBD pada usia sekolah yaitu 5-14 tahun dan lebih dari 15 tahun," ujarnya

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan data sementara, Didit menyebutkan bahwa jumlah kasus DBD cenderung mengalami penurunan. Hingga saat ini, tercatat satu kasus kematian akibat DBD yang terjadi di Kabupaten Muara Enim.

"Dari info sementara kasus cenderung menurun dan ada satu kematian di Kabupaten Muara Enim," katanya.

ADVERTISEMENT

Adapun total kasus DBD yang masuk dalam laporan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan hingga saat ini berjumlah 55 kasus.

Rinciannya, Kota Palembang menjadi daerah dengan jumlah kasus terbanyak yakni 28 kasus, disusul Kabupaten Lahat 13 kasus, Muara Enim 9 kasus, Musi Banyuasin 2 kasus, Banyuasin 1 kasus, Ogan Komering Ulu Selatan 1 kasus, serta Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) 1 kasus.

"Sampai dengan tanggal sekarang baru total 55 kasus yg masuk di laporan, Palembang 28, lahat 13, muara enim 9, Musi Banyuasin 2, Banyuasin 1, Ogan Komering Ulu Selatan 1, dan panukal abab lematang ilir 1," katanya.

Ia menambahkan bahwa data tersebut masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui hingga 10 Februari mendatang.

"Data ini masih berproses update sampai dengan tanggal 10 Februari nanti," ujarnya.

Dia mengatakan kondisi saat ini masih relatif aman dan belum ada laporan keresahan dari kabupaten/kota terkait peningkatan kasus dengue.

"Harapannya mudah-mudahan aman, sejauh ini belum ada keresahan dari kabupaten terkait dengue," ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh Rika Amelia Peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker detik.com




(csb/csb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads