Ketentuan Pilih Program Studi SNBP 2026, Komponen Penilaian hingga Jadwal

Ketentuan Pilih Program Studi SNBP 2026, Komponen Penilaian hingga Jadwal

Bagus Nugroho - detikSumbagsel
Kamis, 05 Feb 2026 23:00 WIB
Ketentuan Pilih Program Studi SNBP 2026, Komponen Penilaian hingga Jadwal
Logo SNBP (Foto: Istimewa/Kemdikbud)
Palembang -

Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi dibuka hingga 18 Februari 2026. Bagi siswa eligible penting untuk mengetahui ketentuan dalam memilih program studi (prodi) SNBP 2026.

Seleksi ini memungkinkan peserta lulus di perguruan tinggi negeri impiannya tanpa melalui tes. Oleh karena itu, komponen utama penilaian kelulusan SNBP 2026 didasarkan pada nilai rapor dan prestasi siswa. Selain itu, nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) turut digunakan sebagai validator nilai rapor.

Berikut detikSumbagsel sajikan informasi mengenai ketentuan memilih program studi SNBP 2026, yuk simak!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketentuan Pilih Program Studi SNBP 2026

  • Siswa yang dinyatakan eligible berhak memilih program studi (prodi) di PTN akademik, PTN vokasi, atau PTKIN.
  • Setiap siswa dapat memilih maksimal dua prodi dari satu atau dua PTN.
  • Jika memilih satu prodi, siswa bisa memilih PTN yang berada di provinsi manapun.
  • Apabila memilih dua prodi, salah satu prodi harus berada di PTN pada provinsi yang sama dengan lokasi SMA/SMK asalnya.

Komponen Penilaian SNBP 2026

1. Nilai Rapor

Panitia seleksi akan melihat rata-rata nilai rapor. Nilai tersebut merupakan kumpulan dari semua mata pelajaran (mapel) dari semester 1 hingga 5. Dalam hal ini, nilai TKA dapat digunakan PTN sebagai alat validator rapor siswa.

2. Mata Pelajaran Pendukung

Selain nilai rapor, terdapat juga mata pelajaran pendukung yang berkaitan dengan jurusan yang dituju. Misalnya, siswa yang ingin menekuni jurusan kimia, maka mapel pendukungnya adalah kimia.

ADVERTISEMENT

3. Prestasi

Prestasi yang disertakan dapat sejalan dengan jurusan yang diincar. Apabila ingin mendaftar jurusan kimia maka dapat pula menyertakan prestasi di bidang kimia yang didapat selama sekolah.

Syarat Daftar SNBP 2026

Persyaratan bagi siswa yang ingin mendaftar SNBP 2026, antara lain:

  • Siswa SMA/SMK/MA kelas terakhir pada tahun 2026 yang memiliki prestasi unggul
  • Memiliki NISN dan terdaftar di PDSS.
  • Memiliki nilai rapor yang telah diisikan di PDSS sesuai dengan ketentuan.
  • Memiliki prestasi akademik.
  • Memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing PTN Akademik dan PTN Vokasi.

Cara Daftar SNBP 2026

  • Siswa masuk ke portal SNBP menggunakan alamat email dan password yang didaftarkan. Lalu siswa memilih menu Pendaftaran SNBP.
  • Siswa mendaftar SNBP dengan mengisi pilihan prodi pada halaman Pilihan.
  • Siswa mengisi portofolio pada halaman Portofolio apabila prodi yang dipilih mensyaratkannya. Apabila prodi yang dipilih tidak wajib mengunggah portofolio, maka tidak perlu diisi.
  • Siswa mengisi prestasi pada halaman Prestasi. Isian prestasi sifatnya tidak wajib, sehingga tidak harus diisi prestasi. Tetapi, jika ada, siswa perlu mengisi prestasi sesuai bidang dan tingkat prestasi yang ada dan sesuai prodi yang diminati.
  • Siswa kemudian melakukan finalisasi pada halaman Finalisasi apabila seluruh data telah dipastikan benar. Setelah finalisasi, data yang telah diisi tidak dapat diubah dengan alasan apa pun, maka isi dengan hati-hati.
  • Siswa bisa mengunduh serta mencetak kartu peserta SNBP dan pendaftaran selesai.

Jadwal SNBP 2026

Berikut jadwal SNBP 2026 yang telah diumumkan SNPMB:

  • Pengumuman kuota sekolah: 29 Desember 2025
  • Masa sanggah kuota sekolah: 29 Desember 2025 - 15 Januari 2026
  • Registrasi akun SNPMB untuk sekolah: 5-26 Januari 2026
  • Pengisian PDSS oleh sekolah: 5 Januari-2 Februari 2026
  • Registrasi akun SNPMB untuk siswa: 12 Januari-18 Februari 2026
  • Pendaftaran SNBP: 3-18 Februari 2026
  • Pengumuman hasil SNBP: 31 Maret 2026
  • Masa unduh kartu peserta SNBP: 3 Februari-30 April 2026

Demikian informasi mengenai situs daya tampung SNBP 2026. Semoga berguna.

Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.




(dai/dai)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads