Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Palembang memprediksi adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang pada siang hingga malam hari hingga sepekan ke depan di wilayah Kota Palembang.
Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Siswanto, menjelaskan bahwa masih aktifnya fenomena La Nina lemah menjadi salah satu faktor utama meningkatnya potensi hujan di wilayah Palembang dan sekitarnya.
"Indeks ENSO di wilayah Nino 3.4 masih menunjukkan kondisi La Nina lemah yang berpengaruh pada meningkatnya aktivitas konvektif, sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan," ujar Siswanto saat dikonfirmasi, Selasa (3/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain faktor global tersebut, dinamika atmosfer regional turut memperkuat peluang terjadinya hujan. Menurut Siswanto, adanya pola konvergensi dan belokan angin di sekitar Sumatera Selatan berperan dalam meningkatkan pembentukan awan konvektif.
"Kondisi ini menyebabkan wilayah Palembang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, terutama pada siang sampai malam hari," katanya.
Berdasarkan prakiraan, pada periode 4 hingga 6 Februari 2026, hujan sedang hingga lebat berpeluang terjadi di Kota Palembang pada siang hingga malam hari dan dapat disertai kilat, petir, serta angin kencang berdurasi singkat. Potensi hujan tersebut masih berlanjut pada periode 7 hingga 10 Februari 2026 dengan karakteristik cuaca yang relatif serupa.
Menghadapi kondisi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi genangan, banjir lokal, serta dampak cuaca ekstrem lainnya.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memantau informasi cuaca terkini secara berkala agar dapat mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi," kata Siswanto.
Untuk memperoleh informasi prakiraan cuaca harian hingga tingkat desa atau kelurahan, masyarakat diminta memantau situs resmi BMKG di cuaca.bmkg.go.id serta aplikasi InfoBMKG.
Artikel ini ditulis oleh Mutiara Helia Praditha peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(dai/dai)











































