Jembatan Gantung di OKU Selatan Putus, 9 Orang Luka Berat

Sumatera Selatan

Jembatan Gantung di OKU Selatan Putus, 9 Orang Luka Berat

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Senin, 02 Feb 2026 20:15 WIB
Jembatan Gantung di OKU Selatan Putus, 9 Orang Luka Berat
Foto: Jembatan gantung yang putus di OKU Selatan. (Dok. BPBD OKU Selatan)
OKU Selatan -

Jembatan gantung di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, putus setelah dilintasi puluhan warga. Jembatan tersebut diduga tidak mampu menahan beban, sehingga ambruk tiba-tiba hingga mengakibatkan 9 orang luka berat.

Insiden jembatan gantung putus itu terjadi di perbatasan Desa Anugrah Kemu, Kecamatan Pulau Beringin dengan Desa Campang Jaya, Kecamatan Kisam Ilir, pada Rabu (28/1/2026) pukul 22.00 WIB.

"Iya, ada jembatan gantung yang putus. Itu karena ada sekitar 50-an orang yang mau menyeberang, jadi jembatan tak kuat menahan beban. Ada yang jatuh dan ada juga yang bergantungan dengan tali. Tapi yang luka berat 9 orang karena terjatuh," ujar Camat Kisam Ilir Yuansyah saat dikonfirmasi, Senin (2/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Insiden itu terjadi setelah warga mendapat informasi seorang warga meninggal di lokasi kebun. Masyarakat dan kerabat mencoba melihat dan membawa pulang jenazah, sehingga mereka menyeberangi jembatan tanpa memperhitungkan kapasitas muatan jembatan.

"Iya mungkin karena jembatan itu sudah cukup tua, dibangun 2008 yang lalu, kemudian misal kapasitas 1 ton-2 ton, tapi yang naik 7 ton, ya pasti putus. Apalagi, orang yang lewat situ sekitar 100-an orang bolak-balik," terangnya.

ADVERTISEMENT

Kejadian dramatis itu mengakibatkan 9 orang luka berat, di mana salah satu di antaranya dilarikan ke RSUD Muara Dua karena luka di kepala. Sedangkan 8 orang lainnya dibawa ke Puskesmas Kisam Ilir.

"Ada 1 orang yang luka di kepala akibat terbentur dan dibawa ke RSUD. 1 orang lagi ada yang sampai tangannya patah. Dan 7 orang lainnya keseleo dan luka-luka. Hingga saat ini, mereka semua sudah pulang," jelas Yuansah.

"Pasca kejadian, Pak Bupati bersama OPD terkait dari Jakarta langsung meninjau lokasi (Kamis). Penanganan jembatan putus itu akan dilakukan sesegera mungkin, mungkin di bulan ini sudah bisa dilintasi lagi. Sementara ini sekitar 500 KK di wilayah itu harus mencari alternatif jalan lain untuk aktivitas ke kebun, anak sekolah, dan lainnya," sambungnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD OKU Selatan Heri Pramono menambahkan telah meninjau lokasi putusnya jembatan gantung tersebut bersama pihak-pihak terkait lainnya, sekaligus untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya.

"Kemarin Pak Bupati juga sudah meninjau, mudah-mudahan jembatan itu bisa dibangun secepatnya, karena akses itu sangat vital bagi masyarakat," imbuhnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads