Banjir Muara Enim Berangsur Surut, Warga Diminta Waspada Air Susulan

Sumatera Selatan

Banjir Muara Enim Berangsur Surut, Warga Diminta Waspada Air Susulan

Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Senin, 02 Feb 2026 11:30 WIB
Kondisi banjir di wilayah Muara Enim.
Kondisi banjir di wilayah Muara Enim. (Foto: Istimewa/BPBD Muara Enim)
Muara Enim -

Kepala BPBD Muara Enim Abdurrozieq menyebut kondisi banjir di wilayah Muara Enim, Sumatera Selatan, berangsur surut. Tinggi muka air di lokasi banjir mulai mengalami penurunan. Sejumlah warga yang terdampak banjir juga mulai kembali ke rumah mereka.

"Luapan air berangsur surut, namun akses jalan menuju ke lokasi yang terdampak banjir masih terhalang dengan ketinggian air sekitar 30 cm," ujarnya, Minggu (1/2/2026).

Meski berangsur surut, dia mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap adanya banjir. Sesuai informasi BMKG, wilayah itu masih berpotensi hujan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya, kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada akan adanya banjir susulan," ungkapnya.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk melakukan perbaikan sistem drainase. Menurutnya, banjir yang terjadi juga disebabkan oleh aliran yang tersumbat.

ADVERTISEMENT

"Perlu juga dilakukan normalisasi sungai dan pembuatan kolam retensi untuk tampungan air," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, banjir yang terjadi di Muara Enim akibat hujan deras yang terjadi di wilayah tersebut sejak Sabtu (31/2) malam hingga Minggu (1/2) dini hari. Empat kelurahan terdampak banjir, yakni di Kelurahan Muara Enim, Air Lintang, Pasar 1, dan Pasar 2.

"Iya, karena curah hujan tinggi pada Sabtu malam hingga minggu dini hari sekira pukul 02.45 WIB, air memasuki beberapa rumah warga. Total ada 70 KK yang terdampak banjir," ujar Kepala BPBD Muara Enim Abdurrozieq, Minggu (1/2/2026).

Luapan air dari drainase dan sungai kecil yang tidak mampu menampung debit air menyebabkan genangan setinggi 30 cm hingga 1 meter di sejumlah permukiman warga.

"Drainase yang tidak dapat menampung volume air hujan sehingga meluap ke jalan dan menggenangi rumah warga. TMA mencapai 30 cm-100 cm," katanya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads