Jembatan besi penghubung dua desa yakni Lubuk Rukam dan Desa Muara Kumbang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, ambruk. Akibatnya, akses warga terputus.
Ambruknya jembatan besi itu diduga akibat derasnya arus sungai yang menghantam struktur jembatan, ditambah sampah dan enceng gondok di bagian bawah jembatan. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (22/1) sekitar pukul 14.00 WIB.
Seorang warga setempat bernama Berin mengatakan kejadian itu saat debit air sungai meningkat dan membawa banyak tanaman air yang tersangkut di kolong jembatan hingga membuat jembatan ambruk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Air lagi deras, di bawah jembatan banyak enceng gondok menumpuk. Tidak lama kemudian jembatannya roboh," katanya kepada wartawan, Jumat (23/1/2026).
Berin mengungkapkan tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut. Namun putusnya jembatan itu warga tidak bisa menyeberang baik kendaraan roda dua, roda empat, maupun pejalan kaki. Warga pun terpaksa mencari jalur alternatif untuk beraktivitas.
"Jembatan ini merupakan akses utama desa Lubuk Rukam-Muara Kumbang. Jalur inj juga menjadi penghubung menuju Kecamatan Rantau Alai," ungkapnya
Sementara itu, Anisa warga lainnya berharap Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir segera melakukan penanganan darurat serta mempercepat perbaikan jembatan agar aktivitas masyarakat tidak lumpuh berkepanjangan.
"Kalau dibiarkan lama, desa kami bisa terisolasi. Kami berharap pemerintah segera turun tangan," katanya.
(csb/csb)











































