Baru 361 Dapur MBG di Sumsel Kantongi SLHS

Sumatera Selatan

Baru 361 Dapur MBG di Sumsel Kantongi SLHS

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Minggu, 18 Jan 2026 10:30 WIB
Baru 361 Dapur MBG di Sumsel Kantongi SLHS
Foto: Ilustrasi dapur MBG di Sumsel (Dwi Apriani)
Palembang -

Dinas Kesehatan Sumatera Selatan mencatat baru 361 dapur atau satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang memiliki sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS). Pemenuhan sertifikat itu harus dilakukan sebagai bukti dapur tersebut aman, bersih, dan memenuhi standar kebersihan pangan, dalam penyaluran makan bergizi gratis (MBG).

"Sudah 361 SPPG yang memiliki SLHS, jumlah itu baru 72% dari total 503 SPPG di Sumsel," ujar Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Sumsel Dedy Irawan, Jumat (16/1/2026).

Menurutnya, kepemilikan SLHS sangat diperlukan karena ada survei dan verifikasi lapangan dari dinkes untuk memastikan makanan yang disajikan bebas risiko keracunan. Pengurusannya melibatkan pengajuan online atau manual, verifikasi dokumen, survei lokasi (air bersih, IPAL, sirkulasi udara, pelatihan penjamah makanan).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam pengurusan SLHS itu kan ada IKL (inspeksi kesehatan lingkungan), beberapa SPPG mungkin ada yang belum menenuhi dan itu harus dipenuhi. Jika itu terpenuhi, maka semakin cepat SLHS-nya terbit," katanya.

"Kemudian juga ada tes lab untuk sampel makanan dan airnya, jadi tes lab-nya juga semakin cepat keluar dan sesuai standar, juga semakin cepat diterbitkan SLHS-nya," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Dedy menyebut, ada beberapa kendala pemenuhan sertifikat itu oleh SPPG. Terutama terkait sarana prasarana seperti sumber air bersih dan sistem pengolahan limbah yang belum sesuai ketentuan.

Pihaknya juga melakukan pendampingan kepada SPPG untuk bisa memenuhi standar kesehatan lingkungan. Sebab, MBG menjadi program prioritas pemerintah yang harus dilaksanakan dan dijamin keamanannya.

"Kita terus melakukan pembinaan dan pendampingan agar seluruh SPPG dapat memenuhi standar kesehatan lingkungan demi menjamin keamanan pangan pada program MBG," tukasnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads