Batas Akhir Puasa Rajab 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaannya

Anissa Syafriani - detikSumbagsel
Minggu, 11 Jan 2026 08:00 WIB
Foto: Ilustrasi Bulan Rajab (Getty Images/pictafolio)
Palembang -

Bulan Rajab merupakan salah satu bulan yang sangat dinantikan oleh umat muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Rajab merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan kualitas ibadah puasa sunnah yang dapat dilakukan hingga akhir puasa Rajab 2026.

Dilansir dari Dakwah Kreatif: Muharram, Maulid Nabi, Rajab dan Syaban karya Udji Asyiah, bulan Rajab salah satu dari empat bulan haram (asyhurul hurum) yang harus dihormati. bulan Rajab 2026 adalah kesempatan emas bagi umat Muslim untuk mempertebal keimanan.

Namun, banyak umat Islam yang masih bertanya tanya mengenai kapan waktu yang tepat untuk memulai dan kapan batas akhir puasa Rajab 2026. Berikut ini penjelasannya.

Definisi Puasa Rajab

Puasa Rajab adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada bulan ketujuh dalam penanggalan Hijriah. Kata "Rajab" secara bahasa berasal dari kata Tarjib yang berarti mengagungkan atau memuliakan.

Masyarakat Arab zaman dahulu, bahkan sebelum datangnya Islam, sangat memuliakan bulan ini dengan melarang adanya peperangan. Dikutip dari buku Fiqh Islam wa Adillatuhu Jilid 3 karya Syekh Wahbah Az-Zuhaili, puasa di bulan-bulan haram (termasuk Rajab) hukumnya adalah sunnah menurut mayoritas ulama.

Puasa ini tidak memiliki ketentuan jumlah hari yang kaku seperti puasa Ramadhan, sehingga dapat dilakukan sesuai dengan kemampuan masing-masing individu, baik di awal, tengah, maupun akhir bulan.

Dalil Puasa Rajab

Pelaksanaan puasa di bulan Rajab didasarkan pada anjuran umum untuk menghidupkan bulan-bulan mulia dengan amal saleh. Meskipun terdapat diskusi di kalangan ulama mengenai derajat beberapa hadis spesifik tentang Rajab, kesunnahan berpuasa secara umum di bulan haram tetap diakui.

Dikutip dari website NU Online, salah satu dalil yang menjadi rujukan adalah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dan Ibnu Majah, di mana Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Berpuasalah pada bulan-bulan haram dan tinggalkanlah (puasa pada bulan-bulan haram)."

Bulan-bulan haram yang dimaksud dalam Islam ada empat, yaitu Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Oleh karena itu, berpuasa di bulan Rajab termasuk dalam cakupan anjuran ibadah pada bulan-bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT.

Kapan Batas Puasa Rajab 2026?

Mengetahui kalender Hijriah sangat penting untuk menentukan kapan dimulainya ibadah ini. Berdasarkan perhitungan astronomis dan penanggalan yang berlaku, bulan Rajab 1447 Hijriah jatuh pada awal tahun 2026.

Tahun 2026 masehi bertepatan dengan tahun 1447 hingga 1448 Hijriah. Berdasarkan kalender Hijriah yang disusun oleh berbagai lembaga keagamaan di Indonesia, 1 Rajab 1447 H diprediksi jatuh pada tanggal 20 Januari 2026.

Mengingat bulan Hijriah biasanya terdiri dari 29 atau 30 hari, maka batas akhir bulan Rajab atau tanggal 30 Rajab 1447 H diperkirakan jatuh pada tanggal 19 Februari 2026. Setelah tanggal tersebut, umat Muslim akan memasuki bulan Sya'ban, yang merupakan bulan "pemanasan" terakhir sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.

Dengan demikian, bagi masyarakat yang ingin menjalankan puasa sunnah Rajab, waktu pelaksanaannya hingga 19 Februari 2026. Namun, sangat disarankan untuk tetap merujuk pada hasil sidang isbat atau pengumuman resmi dari Kementerian Agama RI untuk kepastian tanggal satu setiap bulannya.



Simak Video "Video AS Dakwa Eks Presiden Raul Castro, Trump: Kami Sedang Membebaskan Kuba"


(dai/dai)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork