Apa Itu Ptosis? Berikut Penyebab, Gejala dan Pengobatan

Apa Itu Ptosis? Berikut Penyebab, Gejala dan Pengobatan

Bagus Rahmat Nugroho - detikSumbagsel
Minggu, 11 Jan 2026 06:00 WIB
Apa Itu Ptosis? Berikut Penyebab, Gejala dan Pengobatan
Ilustrasi ptosis (Foto: Nayla Azalia Saparija/detikHealth)
Palembang -

Ptosis atau kelopak mata turun merupakan kondisi ketika kelopak mata atas turun dan dapat menutupi sebagian atau seluruh pupil mata. Beberapa waktu belakangan, kondisi ini ramai diperbincangkan oleh masyarakat.

Dilansir dari laman American Academy of Ophthalmology, ptosis dapat membatasi atau bahkan sepenuhnya menghalangi penglihatan mata normal, tergantung tingkat keparahan. Selain itu kondisi ini dapat terjadi pada siapa saja baik anak-anak hingga orang dewasa,

Berikut ini detikSumbagsel sajikan informasi mengenai ptosis, dirangkum dari beberapa sumber. Yuk, simak!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyebab Ptosis

Dilansir dari laman siloam hospital, penyebab ptosis dapat dibedakan menjadi tiga kelompok, antara lain:

1. Ptosis Akibat Kondisi Alami

Pada sebagian kasus, ptosis terjadi karena proses penuaan sehingga kerap dialami oleh orang lanjut usia (lansia). Seiring dengan bertambahnya usia, otot levator palpebra superior yang berfungsi untuk mengendalikan gerakan kelopak mata meregang dan melemah sehingga menyebabkan kelopak mata turun.

ADVERTISEMENT

Selain itu, ptosis dapat muncul akibat kelainan kongenital yang dialami sejak bayi baru lahir. Tidak diketahui penyebab dari bayi bisa mengalami ptosis bawaan. Namun, kondisi ini diduga karena kelainan perkembangan otot levator palpebra superior selama berada dalam kandungan.

2. Ptosis Karena Kondisi Medis Tertentu

Ptosis bisa menjadi salah satu indikasi dari kondisi medis tertentu, terutama jika terjadi di kedua kelopak mata. Adapun sejumlah kondisi media yang menyebabkan seseorang mengalami ptosis adalah:

  • Cedera/trauma pada mata
  • Bintitan
  • Myasthenia gravis
  • Distrofi otot
  • Kelainan pada otak, seperti aneurisma otak, stroke, atau tumor otak
  • Infeksi atau tumor di sekitar kelopak mata atau rongga mata
  • Diabetes

3. Ptosis Karena Efek Samping Prosedur Medis

Meski kasus ini jarang terjadi, ptosis bisa muncul akibat efek samping dari prosedur media tertentu, seperti operasi katarak, suntik botox di sekitar mata atau Laser-Assisted In Situ Keratomileusis (LASIK), yakni prosedur untuk mengurangi mata minus.

Gejala Ptosis

Dilansir dari laman RS & Klinik Mata KMU gejala yang ditimbulkan umumnya adalah mengendurnya kelopak mata secara berkala. Selain itu terdapat beberapa faktor lain yaitu:

  1. Lipatan mata tidak simetris
  2. Kelopak mata turun dan tampak seperti mata yang mengantuk
  3. Terkadang disertai dengan kelainan pergerakan pada bola mata
  4. Kerap kali mengangkat dagu ataupun menaikkan alis karena terhalang kelopak mata yang turun.

Komplikasi Ptosis

Ptosis merupakan kondisi yang perlu ditangani dengan tepat agar dapat terhindar dari berbagai risiko komplikasi, seperti:

Kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari seperti membaca , berkendara, dan lain sebagainya.
Menurunkan rasa percaya diri.
Nyeri kepala frontalis.
Mata silinder.
Mata juling.
Ambliopia (mata malas)

Pengobatan Ptosis

Jika ptosis tidak mengganggu kesehatan dan penglihatan, biasanya tidak diperlukan prosedur pengobatan tertentu. Tetapi jika sudah memengaruhi penglihatan, terdapat sejumlah prosedur pengobatan yang dapat dilakukan yaitu:

1. Prosedur Operasi

Ada sejumlah metode pembedahan yang bisa dilakukan dalam menangani ptosis, di antaranya adalah:

  • Frontalis sling: Merupakan prosedur pembedahan yang dilakukan dengan cara mengikat kelopak mata atas ke otot frontalis menggunakan bahan sintetis.
  • Levator advancement: Tindakan medis untuk memendekkan otot levator palpebra.
  • Muller muscle conjunctival resection: Prosedur pembedahan dalam memendekkan beberapa bagian mata, seperti konjungtiva dan otot Muller.
  • Fasanella servat ptosis procedure: Tindakan medis untuk memendekkan konjungtiva, tarsus, dan otot Muller.
  • Full thickness resection: Prosedur pembedahan untuk memendekkan kelopak mata.

2. Penggunaan Kacamata

Penggunaan kacamata khusus direkomendasikan apabila pasien tidak bisa/ingin melakukan prosedur operasi. Penggunaan kacamata khusus digunakan untuk menahan kelopak mata agar tidak turun dan menutupi pupil mata.

Itulah dia Informasi mengenai ptosis atau kelopak mata turun yang belakangan ramai diperbincangkan. Semoga berguna ya.




(csb/csb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads