12 Ribu Sopir Menganggur Usai Kebijakan Gubernur Soal Larangan Truk Batu Bara

Sumatera Selatan

12 Ribu Sopir Menganggur Usai Kebijakan Gubernur Soal Larangan Truk Batu Bara

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Selasa, 06 Jan 2026 22:30 WIB
12 Ribu Sopir Menganggur Usai Kebijakan Gubernur Soal Larangan Truk Batu Bara
Foto: Asosiasi Transportir saat audiensi dengan Gubernur Sumsel. (Dok. Humas Pemprov Sumsel)
Palembang -

Asosiasi Transportir Seganti Setungguan Fredy Marwan menyebut imbas penutupan jalan untuk angkutan batu bara di Sumatera Selatan berdampak pada 12 ribu sopir yang kini menganggur.

"Dampak yang pertama sekali itu, terasa di pengangguran sopir. Ada sekitar 6 ribu mobil hauling batu bara di pertambangan Lahat, PALI dan sekitarnya, kalau dikalikan 2 saja artinya ada 12 ribu sopir yang menganggur," ujar Fredy usai audiensi dengan Gubernur Sumsel Herman Deru, Selasa (6/1/2026).

Dia menyebut, angka itu belum termasuk jumlah pegawai di perusahaan transportir angkutan batu bara yang dirumahkan. Artinya, jumlah yang terdampak hingga dirumahkan mencapai belasan ribu orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang lain, seperti karyawan perusahaan transportir, mekanik, administrasi, checker dan semuanya terdampak. Sekarang ini, banyak perusahaan yang sudah merumahkan," katanya.

Meski begitu, dia mendukung kebijakan pemerintah terkait penutupan akses jalan bagi angkutan batu bara. Terlebih, saat ini Pemprov Sumsel juga tengah menginisiasikan jalan khusus untuk angkutan tersebut.

ADVERTISEMENT

Fredy berharap pembangunan jalan khusus batubara yang tengah dilakukan oleh sejumlah perusahaan dapat segera rampung dan dioperasikan.

"Kami menunggu itu. Harapannya dalam waktu dekat jalan hauling tersebut bisa tembus dan segera digunakan," katanya.

Dia juga memastikan, perusahaan angkutan batu bara tak lagi memakai jalan umum. Dia mengaku perusahaan benar-benar setop operasional

"Tidak ada, kalau d Lahat, PALI, Muara Enim dipastikan tidak ada aktivitas hauling batubara. Itu mungkin kosongan atau mungkin mengangkut hasil galian C," tukasnya.




(dai/dai)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads