Doa Akhir dan Awal Tahun 2026: Arab, Latin, dan Waktu Membacanya

Doa Akhir dan Awal Tahun 2026: Arab, Latin, dan Waktu Membacanya

Rhessya Putri Wulandari Tri Maris - detikSumbagsel
Jumat, 26 Des 2025 22:00 WIB
Doa Akhir dan Awal Tahun 2026: Arab, Latin, dan Waktu Membacanya
Ilustrasi doa akhir dan awal tahun. (Foto: detikHikmah)
Palembang -

Penghujung tahun 2025 kini tinggal menghitung hari, saatnya kita menyambut awal tahun 2026 dengan doa dan ucapan syukur kepada Allah SWT. Inilah doa akhir dan awal tahun yang bisa dibaca.

Momen akhir tahun merupakan waktu yang tepat untuk merenungkan segala perjalanan yang telah dilalui selama tahun 2025, akan terasa lebih baik jika saat-saat ini diisi dengan muhasabah, memohon ampun dan meminta petunjuk untuk tahun selanjutnya.

Membaca doa akhir dan awal tahun termasuk salah satu cara memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala kesalahan dan dos. Selin itu, doa juga menjadi cara untuk meminta perlindungan serta keberkahan di tahun baru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Doa Akhir Tahun 2025 dan Awal Tahun 2026

Dilansir dari laman resmi Nahdlatul Ulama, hukum membaca doa awal dan akhir tahun baru diperbolehkan dan tidak ada larangan. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Hasyim, yaitu:

"Dari Abdullah bin Hasyim, ia berkata bahwa para Sahabat Rasulullah SAW mempelajari doa berikut jika memasuki tahun atau bulan baru. Ya Allah, masukan kami ke dalamnya dengan aman, iman, selamat dan Islam. Mendapatkan ridho Allah dan dijauhkan dari gangguan syetan." (HR. Thabrani, Al Hafizh Al Haitsami menilai Hasan).

ADVERTISEMENT

Berikut doa yang bisa dipanjatkan di awal tahun 2025 dan akhir tahun 2026:

Doa Akhir Tahun 2025:

ΩˆΩŽΨ΅ΩŽΩ„Ω‘ΩŽΩ‰ اللهُ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ψ³ΩŽΩŠΩ‘ΩΨ―ΩΩ†ΩŽΨ§ Ω…ΩΨ­ΩŽΩ…Ω‘ΩŽΨ―Ω ΩˆΩŽΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ ؒلِهِ ΩˆΩŽΨ΅ΩŽΨ­Ω’Ψ¨ΩΩ‡Ω ΩˆΩŽΨ³ΩŽΩ„Ω‘ΩŽΩ…ΩŽ Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡ΩΩ…Ω‘ΩŽ Ω…ΩŽΨ§ ΨΉΩŽΩ…ΩΩ„Ω’Ψͺُ فِي Ω‡ΩŽΨ°ΩΩ‡Ω Ψ§Ω„Ψ³Ω‘ΩŽΩ†ΩŽΨ©Ω Ω…ΩΩ…Ω‘ΩŽΨ§ Ω†ΩŽΩ‡ΩŽΩŠΩ’ΨͺΩŽΩ†ΩΩŠ ΨΉΩŽΩ†Ω’Ω‡Ω ΩΩŽΩ„ΩŽΩ…Ω’ Ψ§Ψͺُبْ مِنْهُ ΩˆΩŽΩ„ΩŽΩ…Ω’ ΨͺΩŽΨ±Ω’ΨΆΩŽΩ‡Ω ΩˆΩŽΩ„ΩŽΩ…Ω’ ΨͺΩŽΩ†Ω’Ψ³ΩŽΩ‡Ω ΩˆΩŽΨ­ΩŽΩ„ΩΩ…Ω’Ψͺَ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩŠΩ‘ΩŽ Ψ¨ΩŽΨΉΩ’Ψ―ΩŽ Ω‚ΩΨ―Ω’Ψ±ΩŽΨͺΩΩƒΩŽ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ ΨΉΩΩ‚ΩΩˆΩ’Ψ¨ΩŽΨͺΩΩŠΩ’ ΩˆΩŽΨ―ΩŽΨΉΩŽΩˆΩ’ ΨͺΩŽΩ†ΩΩŠ Ψ₯ΩΩ„ΩŽΩ‰ Ψ§Ω„ΨͺΩ‘ΩŽΩˆΩ’Ψ¨ΩŽΨ©Ω مِنْهُ Ψ¨ΩŽΨΉΩ’Ψ―ΩŽ جُرَاَؑΨͺِي ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ω…ΩŽΨΉΩ’Ψ΅ΩΩŠΩŽΨͺΩΩƒΩŽ فَΨ₯ΩΩ†Ω‘ΩΩŠ Ψ£ΩŽΨ³Ω’ΨͺΩŽΨΊΩ’ΩΩΨ±ΩΩƒΩŽ ΩΩŽΨ§ΨΊΩ’ΩΩΨ±Ω’ Ω„ΩΩŠ ΩˆΩŽΩ…ΩŽΨ§ ΨΉΩŽΩ„ΩΩ…Ω’Ψͺُهُ ΩΩΩŠΩ‡ΩŽΨ§ Ω…ΩΩ…Ω‘ΩŽΨ§ ΨͺΩŽΨ±Ω’ΨΆΩŽΨ§Ω‡Ω ΩˆΩŽΩˆΩŽΨΉΩŽΨ―Ω’ΨͺΩŽΩ†ΩΩŠ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩŠΩ’Ω‡Ω Ψ§Ω„Ψ«Ω‘ΩŽΩˆΩŽΨ§Ψ¨ΩŽ ΩΩŽΨ§Ψ³Ω’Ψ£ΩŽΩ„ΩΩƒΩŽ Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡ΩΩ…Ω‘ΩŽ يَا ΩƒΩŽΨ±ΩΩŠΩ…Ω يَاذَا Ψ§Ω„Ω’Ψ¬ΩŽΩ„Ψ§ΩŽΩ„Ω ΩˆΩŽΨ§Ω„Ψ₯ΩΩƒΩ’Ψ±ΩŽΨ§Ω…Ω. Ψ£ΩŽΩ†Ω’ ΨͺَΨͺΩŽΩ‚ΩŽΨ¨Ω‘ΩŽΩ„ΩŽΩ‡Ω Ω…ΩΩ†Ω‘ΩΩŠ ΩˆΩŽΩ„ΩŽΨ§ ΨͺΩŽΩ‚Ω’Ψ·ΩŽΨΉΩ’ رَجَائِي Ω…ΩΩ†Ω’ΩƒΩŽ * يَا ΩƒΩŽΨ±ΩΩŠΩ…Ω ΩˆΩŽΨ΅ΩŽΩ„Ω‘ΩŽΩ‰ اللهُ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ψ³ΩŽΩŠΩ‘ΩΨ―ΩΩ†ΩŽΨ§ Ω…ΩΨ­ΩŽΩ…Ω‘ΩŽΨ―Ω ΩˆΩŽΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ ؒلِهِ ΩˆΩŽΨ΅ΩŽΨ­Ω’Ψ¨ΩΩ‡Ω ΩˆΩŽΨ³ΩŽΩ„Ω‘ΩŽΩ…ΩŽ.

Latin: Wa sallallahu 'ala sayyidina Muhammadin wa 'ala aalihi wa shahbihii wa sallam. Allaahumma maa 'amiltu fi haadzihis sanati mimmaa nahaitani 'anhu falam atub minhu wa lam tardhahu wa lam tansahu wa halumta 'alayya ba'da qudratika 'alaa 'uquubati wa da'autani ilattaubati minhu ba'da jur'ati 'alaa ma'siyatika fa inni astaghfiruka fagfirlii wa maa 'amiltu fiihaa mimma tardhaahu wa wa adtani 'alaihis sawab fa as'aluka allahumma yaa kariimu yaa dzal jalaali wal ikraam an taqabbalallahu minna wa laa tatha' rojaa'ii minka yaa karim, wa shallallaahu 'alaa sayyidinaa Muhammadin Nabiyyil ummiyyi wa 'alaa aalihii wa shahbihii wa sallam.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami nabi Muhammad SAW, beserta para keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, segala yang telah ku kerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-Mu, sedang kami belum bertaubat, padahal Engkau tidak melupakannya dan Engkau bersabar (dengan kasih sayang-Mu), yang sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa untuk saya dan Engkau telah mengajak saya untuk bertaubat sesudah melakukan maksiat.

Karena itu ya Allah, saya mohon ampunan-Mu dan berilah ampunan kepada saya dengan kemurahan-Mu. Segala apa yang telah saya kerjakan selama tahun ini berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala. Saya mohon kepada-Mu wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan semoga berkenan menerima amal kami dan semoga Engkau tidak memutuskan harapan kami kepada-Mu wahai Dzat Yang Maha Pemurah. Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas penghulu kami Muhammad sekeluarga dan para sahabatnya."

Doa Awal Tahun 2026

ΩˆΩŽΨ΅ΩŽΩ„Ω‘ΩŽΩŠ اللهُ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ψ³ΩŽΩŠΩ‘ΩΨ―ΩΩ†ΩŽΨ§ Ω…ΩΨ­ΩŽΩ…Ω‘ΩŽΨ―Ω ΩˆΩŽΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ ؒلِهِ ΩˆΩŽΨ΅ΩŽΨ­Ω’Ψ¨ΩΩ‡Ω ΩˆΩŽΨ³ΩŽΩ„Ω‘ΩŽΩ…ΩŽ. Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡ΩΩ…Ω‘ΩŽ Ψ£ΩŽΩ†Ω’Ψͺَ Ψ§Ω„Ω’Ψ£ΩŽΨ¨ΩŽΨ―ΩΩŠΩ‘Ω Ψ§Ω„Ω‚ΩŽΨ―ΩΩŠΩ…Ω Ψ§Ω„Ψ£ΩŽΩˆΩ‘ΩŽΩ„Ω ΩˆΩŽΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ ΩΩŽΨΆΩ’Ω„ΩΩƒΩŽ Ψ§Ω„ΨΉΩŽΨΈΩΩŠΩ…Ω ΩˆΩΨ¬ΩΩˆΨ―ΩΩƒΩŽ Ψ§Ω„Ω…ΩΨΉΩŽΩˆΩ‘ΩŽΩ„Ω ΩˆΩŽΩ‡ΩŽΨ°ΩŽΨ§ ΨΉΩŽΨ§Ω…ΩŒ جَدِيدٌ Ω‚ΩŽΨ―Ω’ Ψ£ΩŽΩ‚Ω’Ψ¨ΩŽΩ„ΩŽ Ω†ΩŽΨ³Ω’Ψ£ΩŽΩ„ΩΩƒΩŽ Ψ§Ω„ΨΉΩΨ΅Ω’Ω…ΩŽΨ©ΩŽ ΩΩΩŠΩ’Ω‡Ω Ω…ΩΩ†ΩŽ Ψ§Ω„Ψ΄Ω‘ΩŽΩŠΩ’Ψ·ΩŽΨ§Ω†Ω ΩˆΩŽΨ£ΩŽΩˆΩ’Ω„ΩΩŠΩŽΨ§Ψ¦ΩΩ‡Ω ΩˆΩŽΨ¬ΩΩ†ΩΩˆΨ―ΩΩ‡Ω ΩˆΩŽΨ§Ω„Ω’ΨΉΩŽΩˆΩ’Ω†ΩŽ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩŠ -Ω‡ΩŽΨ°ΩΩ‡Ω Ψ§Ω„Ω†Ω‘ΩŽΩΩ’Ψ³Ω Ψ§Ω„Ψ£ΩŽΩ…Ω‘ΩŽΨ§Ψ±ΩŽΨ©Ω Ψ¨ΩΨ§Ω„Ψ³Ω‘ΩΩˆΩ’Ψ‘Ω ΩˆΩŽΨ§Ω„Ψ₯ِشْΨͺΩΨΊΩŽΨ§Ω„Ω Ψ¨ΩΩ…ΩŽΨ§ ΩŠΩΩ‚ΩŽΨ±Ω‘ΩΨ¨ΩΩ†ΩΩŠ Ψ₯ΩΩ„ΩŽΩŠΩ’ΩƒΩŽ Ψ²ΩΩ„Ω’ΩΩŽΩŠ يَاذَ Ψ§Ω„Ψ¬ΩŽΩ„ΩŽΨ§Ω„Ω ΩˆΩŽΨ§Ω„Ω’Ψ₯ΩΩƒΩ’Ψ±ΩŽΨ§Ω…Ω يَا Ψ£ΩŽΨ±Ω’Ψ­ΩŽΩ…ΩŽ Ψ§Ω„Ψ±Ω‘ΩŽΨ­ΩΩ…ΩΩŠΩ†ΩŽ ΩˆΩŽΨ΅ΩŽΩ„Ω‘ΩŽΩ‰ Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡Ω -ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ψ³ΩŽΩŠΩ‘ΩΨ―ΩΩ†ΩŽΨ§ ΩˆΩŽΩ…ΩŽΩˆΩ’Ω„ΩŽΨ§Ω†ΩŽΨ§ Ω…ΩΨ­ΩŽΩ…Ω‘ΩŽΨ―Ω ΩˆΩŽΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ ؒلِهِ ΩˆΩŽΨ΅ΩŽΨ­Ω’Ψ¨ΩΩ‡Ω وَ Ψ³ΩŽΩ„Ω‘ΩŽΩ…ΩŽ

Latin: Wa shallallaahu 'alaa sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa aalihi wa shahbihii wa sallam. Allahumma antal abadiyyul qodimul awwalu, wa 'alaa fadhlikal 'azhiimi wujuudikal mu'awwali, wa hadza 'ammun jadidun qod aqbala ilainaa, nas'alukal 'ishmata fiihi minasy- syaithaani wa auliyaa'ihi wa junudihi wal 'auna 'alaa hadzihin-nafsil ammaarati bissu i wal-isytighaali bimaa yuqarribunii ilaika zulfaa yaa dzal jalaali wal ikraam. Yaa arhamar-rahimin, wa shallallaahu 'alaa sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa 'ala alihi wa shahbihii wa sallam.

Artinya: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabatnya. Ya Allah Engkaulah yang Abadi, Dahulu, lagi Awal. Dan hanya kepada anugerah-Mu yang Agung dan Kedermawanan-Mu tempat bergantung. Dan ini tahun baru benar-benar telah datang. Kami memohon kepada-Mu perlindungan dalam tahun ini dari (godaan) setan, kekasih-kekasihnya dan bala tentaranya. Dan kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang mengajak pada kejahatan agar kami sibuk melakukan amal yang dapat mendekatkan diri kami kepada-Mu wahai Dzat yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW beserta para keluarganya dan sahabatnya.

Kapan Doa Akhir dan Awal Tahun Dibaca

Doa Akhir tahun bisa dibaca pada malam kamis, tepatnya tanggal 31 Desember. detikers bisa mulai membaca doa sejak Matahari terbenam hingga sebelum pukul 00.00 zona waktu setempat. Sebaliknya untuk doa awal tahun 2026 bisa dipanjatkan ketika sudah memasuki pembuka tahun, yaitu tanggal 1 Januari.

Untuk anjuran secara islam, tidak ada dalil yang membahas mengenai waktu pelaksanaan doa. namun, menurut anjuran dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), doa akhir tahun bisa dimulai dari sore hari, yaitu menjelang waktu magrib, hal ini dikarenakan dalam islam, umatnya lebih mengutamakan Matahari, jadi jika terbenamnya sang surya, itu merupakan tanda bahwa tahun telah berganti.

Amalan Menyambut Tahun Baru 2026

Banyak amalan yang bisa dilakukan untuk menyambut awal tahun 2026. Umat Islam dianjurkan untuk membaca doa awal dan akhir tahun. Namun, banyak amalan lain yang bisa kamu lakukan, diantaranya:

1. Sholat Sunnah

Meski tidak ada anjuran khusus untuk melakukan ibadah sunnah, hal ini sangat baik untuk dilakukan. Sholat sunnah yang bisa detikers lakukan salah satunya Sholat Tahajud, untuk memohon ampun dan memohon bimbingan di tahun berikutnya.

Dikutip melalui laman resmi Nahdlatul Ulama, sepertiga malam merupakan waktu mustajab untuk berdoa, sebab Rasulullah SAW bersabda:

"Allah menurunkan rahmatNya turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman: 'Orang yang berdoa kepada-Ku akan Ku kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Kuampuni." (HR. Bukhari no. 1145, Muslim no. 758).

Selain itu, detikers juga bisa melakukan shalat hajat untuk membuka tahun baru, ibadah ini dianjurkan, sebab biasanya kita memiliki resolusi dan harapan baru. Hal ini memungkinkan detikers untuk dipermudah dalam mencapainya di tahun depan.

2. Dzikir

Meski tidak ada anjuran khusus, dzikir merupakan amalan baik yang bisa kamu lakukan untuk menutup tahun 2025. Detikers bisa berdzikir dan beristigfar sambil merenungi kesalahan-kesalahan yang telah lalu.

3. Tilawah

Untuk mengisi malam tahun baru, amalan lainnya yang bisa dilakukan ialah tilawah Al-Qur'an, surah yang dibaca tidak ada aturan, jadi detikers bisa memilih ingin membaca apa saja. Namun, disarankan untuk membaca Yasin.

4. Muhasabah Diri

Selain amalan baik, muhasabah dan introspeksi bisa menjadi aktivitas yang bisa kamu lakukan ketika akhir tahun. Hal ini bertujuan agar kita tidak membawa kenangan lama ke tahun yang baru.

Selain itu, detikers juga bisa melakukan sholat tobat, untuk menghapus segala energi negatif yang masih tertinggal, agar langkah kita bisa lebih ringan saat memulai lembaran baru di tahun 2026.

Momen tahun baru 2025 merupakan waktunya untuk membersihkan diri dari setiap kesalahan yang telah dilakukan, dengan memanjatkan doa dan melakukan amalan baik, diharapkan membuka jalan baru untuk memulai tahun yang baru.

Setiap kegagalan, kesalahan dan ketidakpastian harus ditinggalkan dan jangan dibawa lagi ke tahun berikutnya. nah, itulah tadi penjelasan mengenai doa awal dan akhir tahun. jangan lupa diamalkan ya!

Artikel ini ditulis oleh Rhessya Putri Wulandari Tri Maris, mahasiswa magang Prima PTKI Kementerian Agama.




(mep/mep)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads