7 Tempat Wisata di Toraja Utara ini Wajib Banget Dikunjungi

Wisata Sulawesi Selatan

7 Tempat Wisata di Toraja Utara ini Wajib Banget Dikunjungi

Edward Ridwan - detikSulsel
Sabtu, 01 Okt 2022 03:00 WIB
Desa adat di Tana Toraja
Tempat wisata di Toraja Utara (Foto: Saepulloh/d'Traveler)
Makassar -

Tempat wisata di Toraja Utara sudah sangat terkenal hingga ke seluruh Nusantara bahkan mancanegara. Khususnya ragam keunikan budayanya yang sangat menarik untuk dikunjungi.

Kabupaten Toraja Utara adalah daerah hasil pemekaran dari Kabupaten Tana Toraja. Kabupaten ini berdiri sejak tahun 2008 dan beribukota di Rantepao.

Selain keunikan budaya suku Toraja yang unik, terdapat sejumlah destinasi wisata di Toraja Utara yang sayang jika dilewatkan. Selain budaya, tempat wisata di Toraja Utara juga meliputi wisata alam dan wisata sejarah.


Dilansir detikSulsel dari berbagai sumber, berikut beberapa daftar tempat wisata di Toraja Utara yang menawarkan keindahan dan pengalaman menarik saat dikunjungi:

1. Wisata Kete Kesu

Desa adat di Tana TorajaDesa adat Kete Kesu di Tana Toraja (Foto: Saepulloh/d'Traveler)

Desa Kete Kesu adalah salah satu tempat wisata di Toraja Utara yang cukup populer. Terutama terkait kekentalan adat istiadat dan beberapa peninggalan sejarahnya.

Pemandangan utama yang akan disaksikan di kawasan ini adalah deretan rumah adat tongkonan yang berjejer rapi. Rumah-rumah adat khas Toraja ini sangat menarik untuk dijadikan spot foto.

Masuk lebih dalam, pengunjung akan menemukan peninggalan purbakala berupa kuburan batu yang berumur ratusan tahun. Situs purbakala ini bahkan telah diakui sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO.

Masyarakat di desa Kete Kesu masih memegang teguh adat istiadat warisan leluhur. Karena itu pengunjung diwajibkan juga untuk menjaga sikap dan aturan saat berkunjung ke desa ini.

Berkunjung ke desa Kete Kesu sebaiknya pada bulan-bulan Juni hingga Desember. Pasalnya di bulan tersebut biasanya banyak upacara-upacara adat yang bisa disaksikan secara langsung.

Akses ke kawasan desa Kete Kesu pun tidak sulit, jaraknya yang sangat dekat dengan pusat kota Rantepao, bisa dikunjungi dengan kendaraan umum. Biaya tiket masuk pun sangat murah, yakni Rp 5.000 untuk wisatawan lokal dan Rp 10.000 untuk wisatawan mancanegara.

Sebelum pulang, jangan lupa untuk membeli aneka souvenir unik khas Toraja. Apalagi, karya seni ukir dan pahat dari desa ini sudah terkenal hingga ke berbagai negara.

2. Wisata Museum Ne' Gandeng

Museum Ne GandengMuseum Ne Gandeng (Foto: Disbudpar Sulsel)

Tempat wisata lainnya yang tidak kalah menarik di Toraja Utara adalah Museum Ne' Gandeng. Museum ini terletak di Lembang Palangi, Kecamatan Balusu.

Di sini pengunjung bisa melihat berbagai koleksi museum berupa benda-benda bersejarah dari suku Toraja. Di dalamnya ada batu menhir, patung Ne' Gandeng, patung kerbau dan gong belang.

Selain berbagai koleksi uniknya, di Museum ini juga terdapat berbagai pondok-pondok yang berbentuk khas rumah adat Tongkonan. Pengunjung bisa masuk ke dalam rumah tongkonan ini untuk melihat lebih dekat isi bangunan tersebut.

Nama Museum Ne' Gandeng sendiri berasal dari nama salah seorang tokoh adat Toraja. Beliau dikenal sebagai orang yang begitu gigih dalam melestarikan adat dan budaya Toraja.

Adapun tujuan pembangunan museum ini, selain sebagai bentuk penghormatan kepada Ne' Gandeng, juga berfungsi sebagai media untuk menyebarkan wawasan tentang budaya Toraja kepada masyarakat umum.

Akses menuju Museum Ne' Gandeng pun terbilang mudah. Jaraknya hanya sekitar 10 km dari pusat kota Rantepao atau sekitar 15 menit perjalanan. Sementara biaya tiket masuk juga bersahabat, yakni Rp 10.000 untuk wisatawan lokal dan Rp 20.000 untuk wisatawan asing.

3. Wisata Kuburan Londa

Gua LondaGua Londa Foto: Dok. Kemenpar

Berkunjung ke Toraja belum lengkap jika belum mengunjungi objek wisata Londa. Ini adalah salah satu tempat wisata di Toraja Utara yang unik dan menarik untuk dikunjungi.

Londa adalah goa tempat pemakaman oleh masyarakat Toraja. Di dalamnya terdapat berbagai peti mati, tulang belulang, tengkorak dan jenazah yang usianya sudah ratusan tahun.

Di dinding-dinding bukit goa itu, peti jenazah dari para leluhur disusun sedemikian rupa. Konon, semakin tinggi letak petinya, menunjukkan semakin tingginya derajat kebangsawanan si jenazah tersebut.

Pengunjung yang datang ke kawasan ini, bisa masuk ke dalam goa untuk melihat langsung isi yang ada di dalamnya. Tentu dengan bantuan pemandu wisata yang ada di sana.

Objek Wisata Londa ini terletak tidak jauh dari pusat kota Rantepao. Tepatnya di desa Sandan Uai, Kecamatan Sanggalangi.

Untuk sampai ke sana hanya butuh waktu sekitar 10 menit dengan kendaraan umum ataupun kendaraan pribadi. Biaya masuknya pun cukup murah, yakni Rp 10.000 per orang. Berlaku bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Jika ingin masuk ke dalam goa, pengunjung bisa menyewa jasa pemandu wisata. Biayanya berkisar antara Rp 25.000 - Rp 50.000 lengkap dengan peralatan penerangan berupa senter atau petromak.

Selanjutnya keindahan danau Limbong...



Simak Video "Berkunjung ke Souq Waqif, Pusat Perbelanjaan Bersejarah & Tertua di Qatar"
[Gambas:Video 20detik]