Arogan Ketua DPRD Bone Andi Tenri Diduga Aniaya Staf gegara Perkara Kue

Arogan Ketua DPRD Bone Andi Tenri Diduga Aniaya Staf gegara Perkara Kue

Tim detiksulsel - detikSulsel
Jumat, 24 Jul 2026 05:45 WIB
Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong.
Foto: Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong. (Agung Pramono/detikSulsel)
Bone -

Ketua DPRD Kabupaten Bone Andi Tenri Walinonong menuai sorotan usai diduga menganiaya stafnya, Yuli Nofita Sari (29) hanya karena kesal terkait perkara kue untuk tamu. Korban yang merupakan PPPK Paruh Waktu itu mengaku dilempari kue dan botol oleh Andi Tenri di kantin.

Yuli menyebut aksi arogan itu terjadi di kantin DPRD Bone, Rabu (22/7) sekitar pukul 14.30 Wita. Yuli awalnya diminta menyiapkan kue sesuai perintah ketua DPRD Bone untuk dua orang tamu.

"Awalnya minta kue, baru dari meka ambilkan kue langsung kusediakan karena ada dua tamunya. Satu mau disediakan di lounge," kata Yuli kepada detikSulsel, Rabu (22/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selang beberapa waktu, Yuli kembali ditelepon untuk menyiapkan kue untuk tamu lain. Saat itu Yuli menyampaikan bahwa kue yang diminta sudah disiapkan.

"Dia (Andi Tenri) telepon ka lagi kalau ada tamunya, saya bilang ada ji kuenya karena sudah dibagi dua," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Setelah itu Yuli kembali menerima informasi kalau kue yang diminta untuk dibawa ke kantin. Saat itu dia sempat pergi mengecek kue di lounge DPRD Bone, lalu pergi ke kantin menemui ketua DPRD.

"Saya datang di kantin dan bertemu dengan ibu ketua, setelah berada di kantin ibu ketua langsung melumuri muka saya menggunakan kue serta menyiram air dan melempar menggunakan botol air tersebut dan mengenai muka saya," paparnya.

Sejumlah orang yang berada di kantin lantas meminta Yuli untuk meninggalkan lokasi. Yuli mengaku heran dengan kejadian itu lantaran dirinya hanya terdiam saat dipanggil ke kantin.

"Satu bosara kue na lempar di mukaku, na lempar ka air, na lempar ka botol lombok, padahal tidak ada salahku," tambah Yuli.

"Tidak pernah ka bicara satu kata pun. Baru dia (ketua DPRD Bone) bilang, 'tappana (mukanya), mularang ka makan kue. Siapa yang bayar itu kue, kamu kah'," beber Yuli menirukan omongan dari Andi Tenri.

Yuli yang keberatan dan malu atas kejadian itu memilih melaporkan ketua DPRD Bone ke Polres Bone. Andi Tenri dilaporkan atas dugaan melakukan penganiayaan.

"Sudah saya laporkan ibu ketua DPRD Bone secara resmi di Polres Bone. Laporanku soal penganiayaan," ucapnya.

Andi Tenri Walinonong sendiri belum memberikan penjelasan terkait laporan Yuli. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bone AKP Alvin Aji Kurniawan membenarkan Yuli telah membuat laporan terkait insiden tersebut.

"Sudah masuk laporannya. Laporannya sekaitan penganiayaan," ucap Alvin.

Andi Tenri Diadukan ke Badan Kehormatan DPRD Bone

Selain dilaporkan secara pidana, Andi Tenri juga telah Badan Kehormatan (BK) DPRD Bone. Yuli pun menegaskan menolak berdamai dengan Andi Tenri.

"Ada mi beberapa yang mediasi, tapi saya tidak mau damai. Saya mau melapor ke BK soal kode etiknya, baru sementara disusun kuasa hukumku," ujar Yuli.

Yuli mengaku heran dengan perlakuan kasar Andi Tenri. Dia menilai perbuatan ketua DPRD Bone terhadap dirinya sudah melewati batas.

"Karena tidak ada salahku dikasih begitu ka (dilempar). Baru tidak nakasih ka kesempatan bicara, baru langsung ka nakasih begitu (lempar)," katanya.

Yuli sendiri menduga Andi Tenri menerima informasi yang keliru sehingga bertindak kasar. Dia menduga ada oknum yang menyampaikan informasi tidak benar ke Andi Tenri.

"Sebenarnya ini ada yang asal bicara ke Ibu Ketua. Orang itu mappalettu salah (menyampaikan yang tidak benar)," bebernya.

"Intinya pihak keluargaku tidak ada yang terima perlakuan Ibu Ketua ke saya. Mereka geram," sambung Yuli.



(hmw/hmw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads